ForexSignal88.com l Jakarta, 07/01/2019 – Dolar AS terpaksa menutup sesi perdagangan pekan lalu di zona merah dengan indeks dolar AS ditutup turun 0,11 di 96,20 pada akhir sesi Jumat dan membukukan penutupan mingguan negatif ketiga secara berurutan dan semakin jauh dari zona resistance krusial 97,71.

Salah satu beban bagi dolar AS adalah komentar Ketua Federal Reserve Jerome “Jay” Powell yang menyuarakan kesabaran bank sentral itu dalam menghadapi kondisi ekonomi terkini dan perkembangannya.

“Kami akan bersabar ketika kami memantau bagaimana ekonomi berkembang,” kata Powell kepada American Economic Association pada hari Jumat (4/12).

Powell juga mengatakan The Fed tidak berada pada jalur kenaikan suku bunga yang telah ditetapkan sebelumnya dan memberi sinyal bahwa mereka dapat menghentikan kebijakan pengetatan moneter seperti yang terjadi pada tahun 2016.

Eric Viloria, pakar strategi forex di Credit Agricole di New York, menilai komentar Powell yang menyebut bahwa bank sentral AS siap untuk mengubah ekspektasi kebijakan dengan cepat dan fleksibel, membebani dolar AS dan memberikan dorongan kepada sentimen risiko.

Viloria menyimpulkan bahwa secara keseluruhan nada Powell yang berhati-hati tersebut berkontribusi terhadap pelemahan dolar AS.

Namun di akhir sesi Jumat euro hanya berakhir naik tipis sebesar 0,09 persen lebih tinggi di $1,1403 terhadap greenback. Sebelumnya pada hari itu, mata uang tunggal zona euro jatuh serendah $1,1346 terhadap dolar AS setelah mata uang AS tersebut naik cepat terdorong data yang menunjukkan para pengusaha AS mempekerjakan lebih banyak pekerja dalam 10 bulan terakhir pada bulan Desember sekaligus meningkatkan upah mereka.

Sedangkan data-data lain yang kontras pada sederet laporan ekonomi di minggu lalu menandakan ekonomi global sedang melambat. China melaporkan data yang menunjukkan aktivitas pabrik di negara itu berkontraksi untuk pertama kalinya dalam 19 bulan pada bulan Desember. Ditambah lagi dengan sejumlah bukti melemahnya sektor manufaktur di sebagian besar Eropa dan Asia.

Alfonso Esparza, analis mata uang senior di OANDA di Toronto, berpendapat bahwa komentar Powell tidak seoptimitis yang diharapkan oleh beberapa orang, termasuk dirinya sendiri, dan itu yang membuat hambatan bagi upaya pemulihan dolar AS terutama setelah laporan penggajian sektor non pertanian yang cukup solid.

Namun terhadap yen Jepang, dolar AS berhasil memukul balik dan ditutup positif 0,76 persen. Sebelumnya greenback tergelincir terhadap safe haven yen dalam beberapa hari terakhir di tengah kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan global.

Dolar AS juga sempat mendapat dukungan di awal sesi Jumat setelah China mengumumkan langkah-langkah baru untuk mendukung ekonominya dan semakin berkembangnya harapan pasar bahwa pembicaraan perdagangan AS-Cina yang dimulai hari ini akan membuat beberapa kemajuan dalam hubungan dagang kedua negara.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Almesryoon

Share This

Berita Forex Lainnya

January 24, 2019

Inggris : MANTAB !! Amandemen Cooper MENAIKKAN Pasangan GBPUSD di Sesi Tengah Pekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Kabar gembira datang dari Inggris. Anggota Partai Buruh John McDonnell pada Rabu kemarin mengatakan bahwa partainya kemungkinan besar akan mendukung amandemen Cooper. Sebagai informasi, amandemen Cooper merupakan…
January 24, 2019

Perdagangan dan Ekonomi Global Seret Greenback ke Selatan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang pada hari Rabu karena ketidakpastian pada perdagangan dan ekonomi global mengaburkan prospek jangka pendek mata uang AS dan membatasi pergerakannya pada ruang perdagangan…
January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…