ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Posisi Theresa May sebagai Perdana Menteri Inggris sementara ini aman. Ini setelah May memenangi pemungutan suara di parlemen pada Kamis (13/12/2018) dini hari WIB. Namun, perjuangan May demi kesepakatan Brexit dengan Uni Eropa (UE) akhir bulan lalu, baru akan dimulai.

May akan menghadiri pertemuan Dewan Eropa dalam waktu dekat. Dalam kesempatan itu, dia berharap dapat mengubah klausul yang dikenal dengan sebutan Irish Backstop.

"Backstop" merupakan komitmen Inggris dan UE bahwa tidak akan ada penjagaan militer di perbatasan Irlandia Utara. Komitmen itu terlepas dari tercapai atau tidaknya Brexit.

Ketika Inggris meninggalkan Uni Eropa pada Maret 2019, periode transisi 21 bulan dimulai di mana diharapkan Inggris dan UE dapat mencapai kesepakatan dagang. Jika itu tidak terjadi (meskipun masa transisi bisa diperpanjang), masalah "backstop" akan menyeruak.

"Backstop" penuh kontroversi karena akan berdampak kepada posisi Irlandia Utara yang tetap sejalan dengan UE. Prospek itu jelas tidak menyenangkan bagi banyak politisi di Negeri Ratu Elizabeth.

Dilansir CNBC International, Kamis (13/12/2018), masalah perbatasan Irlandia telah ada sejak pembicaraan Brexit dimulai 18 bulan lalu. Namun, isu backstop belakangan ramai karena memiliki pengaruh yang luas.

Namun, kalangan analis memperkirakan, UE tidak akan mengubah pendirian terkait masalah tersebut.

"Kami tahu Uni Eropa tidak akan menegosiasikan kembali, tetapi mereka mungkin menawarkan tambahan perjanjian perdagangan dan politik yang komprehensif. Tetapi mereka (UE) tidak akan benar-benar membuka kembali kesepakatan yang ditandatangani Inggris tiga pekan lalu," ujar analis senior di Stratfor Adriano Bosoni.

Presiden Dewan Eropa Donald Tusk telah menegaskan kesepakatan Brexit saat ini, yang sudah disetujui UE akhir November lalu, merupakan pilihan satu-satunya.

"Pada pertemuan di Brussels, kepala perunding UE Michel Barnier akan menjelaskan kepada 27 pemimpin UE terkait backstop. Tuntutan yang disampaikan Pemerintah Inggris akan bertentangan dengan kesepakatan yang ada sehingga tidak dapat dieksekusi," ujar analis Eurasia Group Mujtaba Rahman.

"Negosiasi backstop sudah berakhir," kata perunding senior UE kepada Rahman.

Namun, situasinya tidak sepenuhnya suram bagi May.

"Ada beberapa tanda yang berasal dari Uni Eropa bahwa mereka mungkin melakukan hal-hal di luar kesepakatan," kata analis Open Europe Henry Newman.

Setelah menuntaskan negosiasi di Brussels, May harus memperjelas hasil negosiasi kepada majelis rendah, yaitu British House of Commons.

"Masalahnya adalah bahwa May berada di tengah-tengah," katanya. "Dia berada di persimpangan jalan dan dalam politik adalah ketika Anda di persimpangan jalan, Anda bisa terlindas," ujar Newman.

Sumber : Forexsignal88.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

September 13, 2019

Kebijakan ECB Cut Rate Membuat Trump Kembali 'MURKA' Terhadap FED. Kenapa?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2019 – Presiden AS Donald Trump kembali murka terhadap The Federal Reserve (The Fed) yang merupakan bank sentral negerinya sendiri. Saking kesalnya, presiden AS ke-45 tersebut sampai menyindir bahwa para pejabat bank sentral…
September 13, 2019

Sebenarnya Kebijakan 'SUKU BUNGA RENDAH' Berdampak Positif Nggak Sih?

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dalam cuitan di twitter, Rabu (11/9), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan iri ke suku bunga ultra-rendah, bahkan negatif di sejumlah negara. Trump mengecam bank sentral AS yang tak mengikuti sarannya memangkas bunga secara…
September 13, 2019

Euro 'BERGERAK LIAR' Dipicu Kebijakan ECB Cut Rate dan QE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2019 – Mata uang euro bergerak liar pada perdagangan Kamis (12/9/19) setelah European Central Bank (ECB) memangkas suku bunga pada rapat kebijakan moneter Kamis kemarin. Setelah pengumuman tersebut, euro sempat menguat ke…
September 12, 2019

Indeks US Dollar Kembali PERKASA di Sesi Tengah Pekan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor mempertimbangkan serangkaian data ekonomi utama yang positif. Total persediaan pedagang grosir mencapai 679,1…
September 12, 2019

Harga Produsen AS Secara Tak Terduga Naik Pada Agustus 2019

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/09/2019 – Tapi, data ini tidak akan mengubah ekspektasi pasar keuangan atas Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga lagi pekan depan untuk mendukung ekonomi negeri uak Sam yang melambat. Mengutip Reuters, Departemen…