ForexSignal88.com l Jakarta, 08/05/2019 – Pada sesi perdagangan kemarin, dolar AS mengaut sedikit terhadap para pesaingnya, terbantu oleh data yang menunjukkan kekuatan pada dasar pasar tenaga kerja, tetapi penguatannya dibatasi oleh kenaikan yen karena pasar semakin khawatir pada situasi perdagangan AS-China. Akibatnya, permintaan safe haven meningkat.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, berakhir naik 0,015% menjadi 97,3.

Laporan Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLT) terbaru Departemen Tenaga Kerja AS, ukuran permintaan tenaga kerja, menunjukkan lowongan kerja pada bulan Maret meningkat menjadi sekitar 7,49 juta dari 7,14 juta pada Februari, mengalahkan ekspektasi 7,350 juta.

Data optimis tersebut memberikan bukti lebih lanjut bahwa pasar tenaga kerja tetap kuat dan hanya beberapa hari setelah data pada hari Jumat menunjukkan ekonomi AS menciptakan lebih banyak pekerjaan daripada yang diharapkan.

Tetapi kenaikan mata uang safe haven seperti yen, di tengah kekhawatiran baru bahwa AS akan meningkatkan konflik perdagangannya dengan China, tetap menahan laju penguatan greenback.

Meskipun mengkonfirmasikan bahwa pembicaraan dengan China akan berlanjut minggu ini, perwakilan perdagangan AS Robert Lighthizer menuduh China mundur dari komitmen dalam pembicaraan perdagangan, dan menegaskan kembali ancaman Presiden Donald Trump untuk menaikkan tarif barang-barang China senilai $200 miliar menjadi 25% dari 10%. Kenaikan tarif akan mulai berlaku pada hari Jumat pukul 12:01 ET, Lighthizer mengkonfirmasi.

USDJPY menutup sesi Selasa di 110,23 yen. Selanjutnya sejak Rabu pagi hingga siang ini USDJPY masih bergerak turun dengan level terendah intraday sementara di 109,96 yen.

Sementara itu GBPUSD berakhir turun 0,18% di $1,3073 karena seruan agar Perdana Menteri Theresa May untuk mengundurkan diri semakin keras menyusul hasil pemilihan lokal, di mana partai dan oposisi yang berkuasa menderita kekalahan telak di tengah reaksi atas proses Brexit yang berkepanjangan.

May bertemu dengan Graham Brady, ketua komite berpengaruh yang mewakili anggota parlemen dari partai Konservatifnya, menurut BBC. Kemudian, dia mengatakan Inggris menargetkan 1 Juli sebagai tanggal Inggris akan meninggalkan Uni Eropa. Tidak jelas apakah dia setuju untuk mengundurkan diri sebagai perdana menteri.

EURUSD berakhir turun 0,06% menjadi $1,1192 karena pesanan pabrik Jerman memantul kurang dari yang diharapkan dan Komisi Eropa memangkas perkiraan PDB untuk 2019 untuk semua anggota blok, dengan pengecualian Yunani.

Selanjutnya sejak pagi tadi EURUSD mulai bangkit, berusaha naik ke level tertinggi kemarin di $1,1218. Sedangkan level tertinggi sementara hingga Rabu siang adalah $1,1207.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Exchange Rates UK

Share This

Berita Forex Lainnya

September 18, 2019

Uni Eropa: Diluar Ekspektasi, Laporan ZEW Jerman Ternyata Dirilis Cukup Oke

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – Laporan ZEW yang mengisyaratkan perbaikan sentimen ekonomi Jerman. Namun, risiko ekonomi kawasan ini masih cukup besar. Lembaga riset Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) melaporkan bahwa indeks sentimen…
September 18, 2019

Kubu FED Cut Rate Vs Steady Rate, Kira-kira Siapa Pemenangnya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – The Federal Reserve menggelar pertemuan dua hari dimulai sejak Selasa (17/9) hingga Rabu (18/9) waktu Amerika Serikat (AS). Bank Sentral AS ini diprediksi akan menggunting suku bunga meski di tubuh The Fed sendiri…
September 17, 2019

Indeks US Dollar 'REBOUND' di Sesi Perdagangan Awal Pekan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) rebound karena investor mencerna data ekonomi terbaru yang keluar ternyata lebih baik dari perkiraan. Sentimen konsumen rebound…
September 17, 2019

China: Perlambatan Ekonomi Semakin Terasa di Berbagai Sektor

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Perlambatan ekonomi Tiongkok semakin mendalam. Indikasinya dari data ekonomi terbaru China yakni pertumbuhan produksi industri pada bulan Agustus 2019 yang terlemah dalam 17,5 tahun terakhir. Efek perang dagang dengan…
September 17, 2019

Ketidakpastian Perang Dagang Ternyata Juga Turut Menekan Perekonomian Jerman Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Kiel Institute for the World Economy (IfW) memprediksi, perekonomian Jerman akan jatuh ke jurang resesi pada kuartal yang tengah berjalan saat ini. Terkait hal itu, IfW memangkas prediksi pertumbuhan untuk negara…