ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2018 – Dolar AS terpaksa melepas lagi sebagian kendalinya pada perdagangan forex di hari Rabu (14/11) menyusul data inflasi AS yang stabil dan lonjakan pound sterling setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mendapatkan dukungan dari kabinetnya untuk draft kesepakatan Brexit.

GBPUSD tercatat berakhir naik 0,16% di $1,2990 setelah PM May mengatakan bahwa kabinetnya telah mendukung rencana Brexit, menambahkan bahwa draft itu dibuat untuk kepentingan nasional tetapi akan ada hari-hari sulit di masa depan.

“Keputusan kolektif kabinet adalah bahwa pemerintah harus menyetujui rancangan perjanjian penarikan diri dan garis besar deklarasi politik,” kata May di teras Downing Street setelah rapat kabinet selama lima jam rampung.

“Saya sangat yakin dengan kepala dan hati saya bahwa ini adalah keputusan terbaik demi kepentingan seluruh United Kingdom,” tambahnya.

Kenaikan sterling tersebut menambah momentum turun greenback, yang telah berada di bawah tekanan di tengah laporan inflasi yang tenang.

Indeks dolar AS, yang mengukur kinerja greenback terhadap perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, turun 0,30% menjadi 97,00 menurut data CNBC pada Rabu pagi.

Pada sesi Rabu indeks harga konsumen inti (core CPI) AS naik 0,2% di bulan lalu, sejalan dengan perkiraan para ekonom, tetapi untuk 12 bulan sampai dengan Oktober harga konsumen naik 2,1%, lebih rendah dari perkiraan.

Laporan inflasi yang stabil itu ternyata tidak banyak mendukung optimisme untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut di mana para analis menggembar-gemborkan ruang lebih luas untuk peningkatan suku bunga AS di tahun depan.

Menurut Wells Fargo menjelaskan bahwa sementara kalangan bisnis mulai melihat jeda pada beberapa harga komoditas, suku bunga dan pasar tenaga kerja yang ketat mendorong biaya lain yang lebih tinggi.

Wells Fargo memperkirakan inflasi inti akan menunjukkan tren naik di tahun depan, didorong oleh lebih banyak bisnis yang bersedia menaikkan harga dan tarif.

EURUSD tercatat ditutup naik 0,17% di $1,1310 setelah Italia mengajukan kembali rancangan anggarannya untuk tahun 2019 ke Komisi Eropa, tetapi membiarkan pertumbuhan dan perkiraan defisit tidak berubah, meningkatkan risiko serangan balik dari anggota parlemen di Brussels.

Sementara itu USDJPY menutup sesi kemarin di ¥113,61 atau lebih rendah 0,16% dari penutupan sesi sebelumnya. Penguatan yen timbul karena kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi China yang dapat membebani sentimen risiko, sehingga mendukung permintaan untuk safe haven yen.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: The Australian

Share This

Berita Forex Lainnya

August 16, 2019

AS: Indeks US Dollar Kembali Perkasa Didukung Rilis Data Ekonomi Yang Bagus

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dan pulih dari pelemahan awal terhadap safe-haven yen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena data penjualan ritel AS yang lebih…
August 16, 2019

Uni Eropa: ECB Siapkan Serangkaian Paket Kebijakan Moneter Longgar Baru. Apa Saja Itu?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Laporan GDP (Gross Domestic Product) kuartal II/2019 menunjukkan pertumbuhan tahunan Zona Euro stagnan 1.1 persen (Year-on-Year), tetapi pertumbuhan kuartalan Jerman tergelincir ke area negatif dan Kanselir Angela…
August 16, 2019

AS: Animo FED Cut Rate Kembali Bergema di Survey FedWatch

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Indeks dolar dibentuk dari enam mata uang yakni euro, yen, poundsterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Indeks ini juga dijadikan tolak ukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang lainnya. Euro, pound dan…
August 15, 2019

Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Eropa Menaikkan Indeks US Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi di Eropa. Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa…
August 15, 2019

Kisut Dah Ah! Perang Dagang Mulai Menekan Output Industri Dan Retail Sales China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2019 – Departemen Statistik China merilis data output industri periode Juli di level 4.8 persen. Data dalam basis tahunan itu melambat dari bulan sebelumnya sebesar 6.3 persen, dan menorehkan laju kenaikan paling lemah sejak…