ForexSignal88.com l Jakarta, 09/01/2019 – "Tahun-tahun gemuk" ekonomi Jerman, yang ditandai dengan penerimaan pajak yang terus meningkat, telah berakhir, kata Menteri Keuangan Olaf Scholz. Perekonomian Jerman harus bersiap menghadapi masa-masa sulit beberapa tahun ke depan karena konstelasi politik dan ekonomi internasional.

"Masa-masa baik di mana negara terus menerima pemasukan lebih banyak dari pajak akan segera berakhir," kata Scholz kepada surat kabar Bild am Sonntag. Masa-masa sulit akan membatasi kapasitas pemerintah untuk memutuskan pemotongan pajak baru atau meningkatkan investasi publik.

Sekalipun demikian, Jerman diperkirakan tetap akan mencatat surplus anggaran pada 2018, kata Scholz. Pada tahun 2017, Jerman tercatat membukukan surplus anggaran senilai 36,6 miliar euro. Untuk tahun anggaran 2019, Jerman kembali merencanakan anggaran berimbang tanpa utang baru.

Sejak tahun fiskal 2014, pemerintah Jerman berhasil membiayai anggaran belanja tanpa utang baru. Karena pertumbuhan ekonomi yang kuat dan angka pengangguran rendah, pengeluaran pemerintah selalu lebih sedikit dari penerimaan.

Olaf Scholz mengatakan, dia menentang penghapusan pajak khusus pembangunan Jerman Timur yang dinamakan "Pungutan Solidaritas", yang dulu dirancang untuk membiayai proyek-proyek pembangunan di wilayah bekas Jerman Timur. Banyak pihak sekarang mendesak agar pajak khusus itu dihapus, selambat-lambatnya tahun 2021.

Pertumbuhan ekonomi melambat

Prospek pertumbuhan ekonomi Jerman pada kuartal ketiga tahun 2018 kembali menunjukkan penurunan dibanding periode sebelumnya. Sebagai tanggapan, pemerintah memangkas perkiraan pertumbuhan untuk 2018 menjadi 1,5 sampai 1,6 persen. Tahun 2017, pertumbuhan ekonomi mencapai 2,2 persen.

Konflik perdagangan yang sedang berlangsung antara Amerika Serikat dan Cina dianggap sebagai salah satu ancaman utama pertumbuhan ekonomi. Selain itu, perekonomian Eropa masih dibayangi oleh ketidakpastian tentang prosedur keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit).

Menteri Keuangan Olaf Scholz menyatakan akan tetap mempertahankan kebijakan anggaran ketat tanpa utang baru, sebagaimana dilakukan menteri keuangan sebelumnya Wolfgang Schäuble.

Kebijakan itu mengundang kritik dari negara-negara Uni Eropa lain yang mendesak Jerman agar meningkatkan investasi publik untuk menopang perekonomian Eropa dan global yang sedang melemah. Terutama pemerintah Amerika Serikat di bawah Donald Trump berulangkali mendesak Jerman untuk menurunkan surplus perdagangannya.

Sumber : Forexsignal88.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

July 19, 2019

Kali Ini Sentimen Negatif US Dollar Berasal Dari The Fed dan IMF

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2019 – Rilis Beige Book oleh bank sentral AS (The Federal Reserves/The Fed) memberikan tekanan bagi dolar AS. Beige Book adalah gambaran aktivitas ekonomi terkini yang dikumpulkan dari berbagai negara bagian. Secara umum,…
July 19, 2019

Perang Dagang Kembali Menekan Laju Ekspor Negeri Sakura Sejak Awal Tahun 2019

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2019 – Nilai ekspor Jepang kembali turun untuk bulan ketujuh berturut-turut pada Juni 2019. Terkena dampak dari perang dagang China-Amerika Serikat (AS) yang membuat kepercayaan bisnis manufaktur mencapai level terendah tiga…
July 18, 2019

Trump Kembali Cuitkan Ancaman terhadap China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2019 – Tensi perang dagang kembali naik karena Presiden AS Donald Trump mengancam China melalui twit-nya terkait dengan belum terealisasinya pembelian produk pertanian Negeri Paman Sam oleh Negeri Tirai Bambu.Terkait dengan…
July 18, 2019

Diplomasi Kerjasama Perdagangan AS dan Jepang Akan Dimulai di September

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2019 – Amerika Serikat (AS) dan Jepang sedang menggodok kerja sama perdagangan di sektor pertanian dan otomotif yang dapat disepakati oleh Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Shinzo Abe saat mereka bertemu di New York…
July 17, 2019

Indeks US Dollar: How High Can U Go?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2019 – Trump pada hari Selasa mengatakan bahwa AS dan China masih memiliki jalan yang panjang sebelum dapat mencapai kesepakatan dalam perdagangan. Trump juga mengatakan bahwa AS dapat mengenakan tarif impor tambahan pada…