ForexSignal88.com l Jakarta, 25/04/2019 – Mata uang Yen Jepang kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (24/4/19), meski tidak banyak seperti yang terjadi sejak pekan lalu. Meski demikian penguatan yen tersebut diperkirakan hanya sementara oleh analis Jepang.

Masafumi Yamamoto, kepala ahli strategi mata uang Mizuho Securities, menyatakan tidak melihat adanya katalis yang dapat menekan dolar AS, melansir laporan Reuters. Yamamoto mengatakan penguatan yen lebih disebabkan karena risk-off atau menghindari risiko di bursa saham Jepang.

Yamamoto juga memperkirakan penguatan yen terhadap dolar hanya berlangsung sementara, selama bank sentral utama dunia tidak menaikkan suku bunga.

"Sikap dovish bank sentral dunia membuat aset-aset berisiko menguat, yang menjadi penopang penguatan dolar melawan yen. Saya pikir pergerakan tersebut masih akan berlanjut selama bank sentral-bank sentral tidak menaikkan suku bunga" kata Yamamoto.

Bank sentral Jepang (BOJ) akan mengumumkan kebijakan moneter pada sesi perdagangan Asia hari ini, Kamis (25/4/19). Sebanyak 48 ekonom yang disurvei Bloomberg memprediksi BOJ akan menggelontorkan stimulus moneter di tahun ini. Bahkan tiga dari 48 ekonom itu memprediksi hal itu akan dilakukan hari ini.

Meski kemungkinan BOJ menggelontorkan stimulus moneter masih sangat kecil. Namun jika ada indikasi kuat akan dilakukan di tahun ini, besar kemungkinan bursa saham dunia, khususnya Jepang, akan kembali menguat, dan yen akan tertekan.

Kemudian di hari Jumat (26/4/29), AS akan melaporkan data pertumbuhan ekonomi dengan prediksi sebesar 2,2%, mengutip data di Forex Factory. Namun Federal Reserve/The Fed memberikan prediksi lebih tinggi yakni 2,8%.

Sumber : Forexsignal88.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

June 19, 2019

Uni Eropa: Potensi ECB Cut Rate dan Quantitave Easing Kembali Bergema. Apa Dampaknya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/06/2019 – Pada sesi perdagangan kemarin, bank sentral Eropa alias European Central Bank (ECB) menunjukkan sikap yang kian sabar alias dovish. Berbicara dalam ECB Forum di Sintra, Portugal, Gubernur ECB Mario Draghi menegaskan…
June 19, 2019

Aksi India Tantang Perang Dagang Dengan AS Berpotensi Menjadi Bumerang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/06/2019 – Keputusan India untuk mengenakan tarif impor pada barang-barang buatan Amerika Serikat telah meningkatkan pertempuran perdagangan dengan negeri Paman Sam. Namun aksi balasan ini justru dinilai dapat menjadi bumerang…
June 18, 2019

AS Siap Lanjutkan Kenaikan Tarif Jika Kesepakatan Dengan China Gagal

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Ketegangan perang dagang AS-China tampaknya belum mereda. Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan Presiden AS Donald Trump siap untuk melanjutkan dengan tarif atas sisa $ 300 miliar dalam barang-barang Tiongkok tanpa adanya…
June 18, 2019

Nah Loh! Optimisme Cut FED Rate Kian Meningkat. Kok Bisa?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/06/2019 – Menjelang pertemuan The Federal Reserve selaku bank sentral AS pada hari Selasa (18/6/2019) dan Rabu (19/6/2019) waktu setempat, pelaku pasar kian optimistis bahwa Jerome Powell (Gubernur The Fed) dan kolega akan…
June 18, 2019

Perusahaan Inggris Pangkas Investasinya Tahun Ini Terkait Ketidakpastian Brexit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/06/2019 – Sebuah survei menunjukkan perusahaan-perusahaan Inggris sepertinya akan memangkas investasi yang terbesar dalam 10 tahun terakhir pada 2019 di saat krisis Brexit berlanjut. Mengutip Reuters, Kamar Dagang Inggris…