ForexSignal88.com l Jakarta, 02/04/2019 – Di tengah alotnya proses pembuatan proposal Brexit di internal Inggris, kabar bagus datang dari indikator ekonomi negeri Ratu Elizabeth tersebut.

Sektor manufaktur Inggris menunjukkan ekspansi tertinggi dalam satu tahun terakhir, yang membuat kurs poundsterling memantapkan posisi di zona hijau pada perdagangan sesi awal pekan kemarin.

ISH Markit menjadi institusi yang melaporkan data aktivitas manufaktur tersebut. Dengan angka indeks 50 yang menjadi ambang batas antara ekspansi dan kontraksi, indeks aktivitas manufaktur Inggris dirilis sebesar 55,1 untuk bulan Maret, naik dari bulan sebelumnya sebesar 52,1. Rilis data di bulan Maret tersebut menjadi yang tertinggi, persis satu tahun lalu sejak Maret 2018.

Angka indeks di atas 50 berarti ekspansi atau peningkatan aktivitas sementara di bawah 50 berarti kontraksi atau penurunan aktivitas.

Kuatnya perekonomian Inggris memang sudah sejak lama berembus, bahkan diakui oleh Bank of England (BOE) hingga menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 0,75% pada Agustus tahun lalu.

Hal itu juga yang membuat analis valas dari Canadian Imperial Bank of Commerce (CIBC) memprediksi poundsterling akan menguat ke level US$ 1,34 di kuartal-II tahun ini, meski terjadi Brexit.

Satu-satunya yang mengganjal penguatan poundsterling adalah ketidakpastian proposal Brexit Inggris. Perdana Menteri, Theresa May, telah mengalami hattrick atau tiga kali kekalahan saat mengajukan proposal di Parlemen Inggris.

Di sisi lain, delapan proposal alternatif yang dibuat Parlemen Inggris pada pekan lalu, tidak satupun yang berhasil meraih suara mayoritas saat voting dilakukan.

Sesuai kesepakatan dengan Uni Eropa jika PM May kalah ketiga kalinya, maka Brexit harus dilakukan pada 12 April, dan kemungkinan besar Inggris akan keluar tanpa kesepakatan apapun atau hard Brexit.

Berita Forex Lainnya

September 18, 2019

Uni Eropa: Diluar Ekspektasi, Laporan ZEW Jerman Ternyata Dirilis Cukup Oke

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – Laporan ZEW yang mengisyaratkan perbaikan sentimen ekonomi Jerman. Namun, risiko ekonomi kawasan ini masih cukup besar. Lembaga riset Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) melaporkan bahwa indeks sentimen…
September 18, 2019

Kubu FED Cut Rate Vs Steady Rate, Kira-kira Siapa Pemenangnya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – The Federal Reserve menggelar pertemuan dua hari dimulai sejak Selasa (17/9) hingga Rabu (18/9) waktu Amerika Serikat (AS). Bank Sentral AS ini diprediksi akan menggunting suku bunga meski di tubuh The Fed sendiri…
September 17, 2019

Indeks US Dollar 'REBOUND' di Sesi Perdagangan Awal Pekan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) rebound karena investor mencerna data ekonomi terbaru yang keluar ternyata lebih baik dari perkiraan. Sentimen konsumen rebound…
September 17, 2019

China: Perlambatan Ekonomi Semakin Terasa di Berbagai Sektor

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Perlambatan ekonomi Tiongkok semakin mendalam. Indikasinya dari data ekonomi terbaru China yakni pertumbuhan produksi industri pada bulan Agustus 2019 yang terlemah dalam 17,5 tahun terakhir. Efek perang dagang dengan…
September 17, 2019

Ketidakpastian Perang Dagang Ternyata Juga Turut Menekan Perekonomian Jerman Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Kiel Institute for the World Economy (IfW) memprediksi, perekonomian Jerman akan jatuh ke jurang resesi pada kuartal yang tengah berjalan saat ini. Terkait hal itu, IfW memangkas prediksi pertumbuhan untuk negara…