ForexSignal88.com l Jakarta, 07/11/2019 – Studi Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang dirilis Selasa (5/11) menunjukkan, perang dagang antara Amerika Serikat dan China memangkas impor barang-barang China oleh Amerika Serikat lebih dari seperempat atau sekitar US$ 35 miliar pada paruh pertama tahun ini dan menaikkan harga bagi konsumen Amerika.

China dan AS telah bersitegang dalam perang dagang selama 16 bulan terakhir meski ada harapan kesepakatan awal yang akan ditandatangani bulan ini.  Jika itu gagal, hampir semua barang impor China ke Amerika Serikat senilai lebih dari US$ 500 miliar bisa terpengaruh.

Mengutip Reuters, berdasarkan studi yang dirilis United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) menunjukkan, sepanjang Januari-Juni 2019, impor Amerika Serikat dari China yang dikenakan tarif nilainya turun menjadi US$ 95 miliar dari periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 130 miliar.

"Secara keseluruhan, hasilnya menunjukkan bahwa tarif AS terhadap barang-barang impor China secara ekonomi merugikan kedua negara," menurut laporan tersebut seperti dikutip Reuters. "Kerugian AS sebagian besar dengan harga di konsumen yang lebih tinggi, sementara kerugian China terkait penurunan ekspor yang signifikan."  

Seiring waktu, perusahaan-perusahaan China mulai menyerap beberapa biaya tambahan dari tarif melalui penurunan harga ekspor sebesar 8% pada kuartal II-2019, tetapi masih menyisakan sebesar 17% yang dibebankan ke konsumen AS," tulis laporan Alessandro Nicita, ekonom UNCTAD.

Berita Forex Lainnya

November 15, 2019

Pasang Surut Seputar Pakta Damai Perang Dagang Masih Terasa

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2019 – Pembicaraan kesepakatan dagang Amerika Serikat (AS)-China masih pasang surut. Kali ini, Kementerian Perdagangan China menyatakan, Beijing dan Washington sedang mengadakan diskusi mendalam tentang perjanjian…
November 15, 2019

Ckckck! Dampak Perang Dagang Turut Menekan Perekonomian Negeri Bunga Sakura Loh

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2019 – Jepang mencatat pertumbuhan ekonomi terlemah dalam setahun akibat dampak perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China serta melemahnya permintaan global yang menekan ekspor negeri sakura tersebut. Belanja konsumsi…
November 15, 2019

Sedikit Lega! Data Ekonomi Jerman Masih Dirilis Bertumbuh Walau Tidak Banyak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2019 – Ekonomi Jerman lolos dari resesi pada kuartal ketiga, ditopang oleh belanja konsumen yang kuat. Belanja konsumen yang tinggi mendorong pertumbuhan ekonomi negara dengan ekonomi terbesar di Eropa ini sebesar 0,1%…
November 15, 2019

Powell 'BERSIKERAS' Tren Suku Bunga Negatif 'TIDAK COCOK' Untuk AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/11/2019 – The Federal Reserve (The Fed) tetap ogah menerapkan kebijakan suku bunga negatif seperti permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ketua The Fed Jerome Powell menegaskan kebijakan suku bunga negatif tidak…
November 14, 2019

Jelang Pakta Perdagangan Rally Saham AS Justru Terus Berlanjut Loh!

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kayla Tausche dari CNBC melaporkan AS sedang berusaha untuk mengamankan konsesi yang lebih kuat dari Tiongkok pada penegakan pencurian kekayaan intelektual dan mengekang transfer teknologi secara paksa. Sebagai gantinya, AS akan menurunkan…