ForexSignal88.com l Jakarta, 04/11/2019 – Dolar AS telah menjadi mata uang cadangan utama dunia selama beberapa dekade, tetapi status itu bisa berada di bawah ancaman ketika "negara-negara yang sangat kuat" berusaha untuk merusak kepentingannya. Demikian peringatan Anne Korin, dari Institute for Analysis of Global Security.

"Penggerak-penggerak utama" seperti China, Rusia dan Uni Eropa memiliki "motivasi yang kuat untuk menghapus dolar," kata Korin, wakil direktur di think tank energi dan keamanan. "Kami tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, tetapi yang kami tahu adalah bahwa situasi saat ini tidak berkelanjutan," kata Korin.

"Anda memiliki klub negara berkembang-negara yang sangat kuat." Namun yang pasti, dolar dipandang sebagai salah satu investasi teraman di dunia, dan naik selama masa-masa gejolak ekonomi atau politik. Tetapi satu faktor yang menghambat antusiasme negara-negara terhadap greenback adalah prospek untuk tunduk pada yurisdiksi AS ketika mereka bertransaksi dalam dolar.

Ketika dolar AS digunakan atau transaksi diselesaikan melalui bank Amerika, entitas tunduk pada yurisdiksi AS. Bahkan jika mereka "tidak ada hubungannya dengan AS," kata Korin. Korin mengutip penarikan Washington secara sepihak dari perjanjian nuklir Iran pada 2018, yang diikuti oleh pemulihan sanksi terhadap Teheran.

Situasi itu membuat perusahaan multinasional Eropa rentan terhadap hukuman dari Washington jika mereka terus melakukan bisnis dengan Iran. Eropa ingin melakukan bisnis dengan Iran. Itu tidak ingin tunduk pada hukum A.S. untuk melakukan bisnis dengan Iran, kan? "Katanya.

"Tidak ada yang ingin dijemput di bandara untuk melakukan bisnis dengan negara-negara yang AS tidak senang bahwa mereka melakukan bisnis dengan." Akibatnya, negara-negara memiliki "motivasi yang sangat, sangat kuat" untuk beralih dari menggunakan greenback, katanya.

Berita Forex Lainnya

January 24, 2020

Indeks US Dollar Berhasil Pulih Menekan Beberapa Rivalnya

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Mengakhiri perdagangan sesi Amerika Kamis (23/01/2020), dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama di tengah berlanjutnya optimisme tentang pertumbuhan ekonomi terbesar di dunia. Keputusan Bank Sentral Eropa yang…
January 24, 2020

Ketakutan Akan Virus Corona Turut Menekan Harga Minyak Hingga 2%

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Harga minyak turun 2% pada hari Kamis di tengah kekhawatiran bahwa penyebaran virus dari China dapat menurunkan permintaan bahan bakar jika menghambat pertumbuhan ekonomi, tetapi kerugian dibatasi oleh penarikan persediaan minyak mentah…
January 24, 2020

Australia: Rilis Data Employment Change di Atas Ekspektasi Menaikkan Aussie Dollar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2020 – Kamis (23/Januari), Departemen Statistik Australia mempublikasikan data Employment Change yang bertambah sebanyak 28.9k pada bulan Desember, melewati ekspektasi kenaikan 10k dari jajak pendapat Reuters. Namun,…
January 24, 2020

Hadapi Virus Corona, Posisi Yen Jepang Kian Kokoh, Kenapa Begitu?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2020 – Virus corona merupakan keluarga besar virus yang biasanya menginfeksi hewan, namun lambat laun dapat berevolusi dan menyebar ke manusia. Gejala pertama yang akan terlihat pada manusia yang terinfeksi virus tersebut…
January 24, 2020

Galau Abizz! Trump NgeTweet Per 88 Detik di Sidang Pemakzulan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2020 – Presiden AS Donald Trump berhasil menorehkan rekor baru kepresidenan untuk kegiatan di platform media sosial favoritnya pada Rabu (22/1/2020). Dia men-tweet dan me-retweet lebih dari 140 kali tentang sidang…