ForexSignal88.com l Jakarta, 20/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring memburuknya fundamental ekonomi di luar AS dan munculnya pola risk aversi di pasar uang dunia.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,2344, GBPUSD ditutup melemah di level 1,4081, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7727 dan USDJPY ditutup menguat di level 107,35.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,2341, GBPUSD bergerak di level 1,4081, AUDUSD di level 0,7712 dan yen di level 107,65.

Sebelumnya di perdagangan kemarin, dolar AS diperdagangkan mdengan kemunculan sisi kenaikannya terbantu dengan situasi bahwa akan naiknya suku bunga the Fed dengan agresif serta potensi denuklirisasi Korea Utara yang bisa berhasil di kemudian hari.

Hasil Beige Book sendiri memang ada isyarat bahwa suku bunga the Fed masih ada kesempatan naiknya, namun secara umum the Fed masih lebih khawatir menghadapi beberapa kebijakan fiskal Trump seperti tarif impor logam dan kebijakan tarif dengan China yang bisa menimbulkan perang dagang. The Fed khawatir perang dagang tersebut dapat membatasi gerak pemulihan kebijakan moneter the Fed yang sudah berlangsung sejak 2015 lalu.

Kekhawatiran tersebut juga muncul di Jepang, di mana hasil dari survei tankan berdasar Reuters, ditemukan pada April ini, sebagian besar industri di Jepang mengalami penurunan laba dan aktivitasnya dengan sebab penguatan nilai mata uang yen dan adanya tarif baru logam di AS.

Namun di sisi lain, kenaikan proyeksi pertumbuhan AS menurut IMF dan the Fed beberapa waktu lalu, tentu sangat mendukung kinerja dolar AS untuk menekan mata uang yang berbasis safe haven seperti yen dan Swiss franc. Semenjak musim laporan keuangan emiten AS, kinerja dolar AS sendiri bertahan dari gempuran jual, apalagi muncul situasi safe haven yang didukung oleh perang Suriah dan perang dagang AS-China.

Untuk pound sendiri, masih sulit untuk membaik dengan pemicu laju inflasi dan data tenaga kerja Inggris yang terus menurun, sehingga langkah kenaikan suku bunga Inggris juga semakin dipertanyakan keberadaannya. Euro juga mundur sejenak karena beberapa aktivitas bisnis di zona euro juga mengalami penurunan pula.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…