ForexSignal88.com l Jakarta, 06/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih mengalami tekana kembali dari mata uang utama dunia, dengan kewaspadaan tinggi pasca Trump ingin menaikkan target tarif impor produk China ke AS.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,2240, GBPUSD ditutup melemah di level 1,4003, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7681 dan USDJPY ditutup menguat di level 107,37. Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,2255, GBPUSD bergerak di level 1,4014, AUDUSD di level 0,7687 dan yen di level 107,17.

Sebelumnya nilai dolar AS berhasil menekan mata uang utama dunia setelah tensi perang dagang akan menurun dengan wacana akan berdialognya AS dengan China untuk menghindarkan diri dari perang dagang yang makin memanas. Saling serang terus terjadi, di mana awalannya AS akan menerapkan pemakaian tarif bagi 1300 jenis produk China dengan asumsi yang bernilai sekitar $50 milyar per tahunnya.

China pun membalasnya dari awalnya yang mempunyai nilai tarif sekitar $3 milyar per tahun, lalu naik menjadi $50 milyar. Tindakan tersebut rupanya tidak mendinginkan suasana di pasar, tadi pagi secara mengejutkan Presiden Trump memerintahkan tim ekonomi Gedung Putih untuk lebih menekan China lagi dengan kenaikan target tarif dari $50 milyar menjadi $100 milyar.

Situasi pagi ini membuat investor kembali melepas dolar AS lagi di mana ada rasa kekhawatiran yang memuncak bahwa akan ada dampak dari perang dagang ini bisa membuat surat hutang pemerintah AS akan dijual secara besar-besaran oleh pihak China. Seperti diketahui bahwa China merupakan negara terbesar di dunia yang memegang surat hutang pemerintah AS, sehingga dikhawatirkan aoan terjadi tindakan balasan jika Trump terus menekan China.

Namun dolar AS sendiri masih bisa membaik, karena ada dukungan yang cukup solid dari kinerja ekonomi AS, di mana beberapa data khususnya data yang berhubungan dengan laju pertumbuhan ekonomi, memang cukup mendukung terhadap kenaikan suku bunga the Fed itu sendiri.

Sedangkan beberapa data ekonomi di luar AS, memang cukup sulit untuk mendukung kenaikan suku bunganya. Setidaknya pada kuartal kedua ini, memang kesempatan kenaikan suku bunga the Fed lebih besar daripada bank-bank sentral dunia lainnya. Apalagi nanti malam data tenaga kerja di mana data nonfarm payroll akan di rilis.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

January 16, 2019

BREXIT : Adrenalin Kian 'MEMUNCAK' di Seputar PERTARUHAN TERAKHIR May

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May perlu 318 suara dari 650 anggota parlemen untuk memenangkan proposalnya. Tapi, dukungan untuk meloloskan proposal tersebut kelihatannya hampir tidak ada. Pemerintahan Theresa May…
January 16, 2019

Pemerintah Inggris Kalah Telak, Sterling Berbalik Menguat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2019 – Pound sterling rebound dari posisi terendah terhadap dolar AS sesi perdagangan Selasa di $1,2669. Setelah penurunan cepat terjadi, mata uang Inggris memukul balik dan melakukan rally lebih dari satu sen hingga…
January 15, 2019

Inggris : Posisi May Kembali TERANCAM Voting BREXIT

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May memperingatkan para anggota parlemen bahwa kegagalan melalui Brexit akan menjadi bencana bagi demokrasi. Ia menyampaikan hal itu demi mendapatkan dukungan jelang pemungutan suara di…
January 15, 2019

Dolar AS Mendatar di Tengah Penguatan Yen

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2019 – Greenback bergerak mendatar pada hari Senin saat safe haven yen bergerak naik karena terjadinya penurunan tajam yang tak terduga dalam ekspor China meningkatkan kekhawatiran pasar atas kesehatan ekonomi global. USDJPY…
January 14, 2019

Inggris : Ketidakpastian BREXIT Menurunkan Pertumbuhan Ekonomi ke Level TERENDAH 3 Bulan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/01/2019 – Ekonomi Inggris tumbuh pada laju terlemahnya dalam tiga bulan terakhir hingga November 2018. Data resmi yang dirilis pada Jumat (11/1) pekan kemarin menujukan perlambatan karena pabrik-pabrik terdampak kondisi…