ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 – Dolar AS diperdagangkan lebih rendah terhadap para pesaingnya pada hari Senin karena imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS memperpanjang penurunannya dari minggu lalu di tengah kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan global.

Data MetaTrader menunjukkan, indeks dolar AS, yang mengukur kinerja greenback terhadap perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, turun 0,125% menjadi 96,005.

Dengan sedikit data dan berita yang menggerakkan pasar pada sesi Senin, fokus para investor terus berpusat pada penurunan imbal hasil Treasury menyusul inversi bagian dari kurva imbal hasil di minggu lalu.

Kurva imbal hasil berfungsi sebagai semacam indikator bagi perekonomian suatu negara dan ketika kurva imbal hasil antara dua obligasi berpotongan maka resesi cenderung mengikuti. Inversi kurva imbal hasil telah mendahului setiap resesi selama 60 tahun terakhir.

Sementara itu, dengan sentimen yang condong ke arah risk-off, euro terus berjuang keras untuk membalas penurunan di sesi sebelumnya meskipun indeks IFO Jerman yang secara tak terduga menguat melampaui ekspektasi para ekonom.

EURUSD tercatat berakhir naik 0,13% menjadi $1,1313, masih terbentur oleh zona resistensi pertama di $1,1325.

GBPUSD berakhir turun tipis turun 0,02% menjadi $1,3198 di tengah ketidakpastian masa depan Inggris Raya setelah beberapa anggota Partai Konservatif meminta Perdana Menteri Theresa May mundur. PM May memberikan konfirmasi pada hari Senin bahwa Inggris telah meminta kepada Uni Eropa (UE) untuk menunda Brexit.

Berita Forex Lainnya

August 16, 2019

AS: Indeks US Dollar Kembali Perkasa Didukung Rilis Data Ekonomi Yang Bagus

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dan pulih dari pelemahan awal terhadap safe-haven yen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena data penjualan ritel AS yang lebih…
August 16, 2019

Uni Eropa: ECB Siapkan Serangkaian Paket Kebijakan Moneter Longgar Baru. Apa Saja Itu?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Laporan GDP (Gross Domestic Product) kuartal II/2019 menunjukkan pertumbuhan tahunan Zona Euro stagnan 1.1 persen (Year-on-Year), tetapi pertumbuhan kuartalan Jerman tergelincir ke area negatif dan Kanselir Angela…
August 16, 2019

AS: Animo FED Cut Rate Kembali Bergema di Survey FedWatch

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Indeks dolar dibentuk dari enam mata uang yakni euro, yen, poundsterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Indeks ini juga dijadikan tolak ukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang lainnya. Euro, pound dan…
August 15, 2019

Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Eropa Menaikkan Indeks US Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi di Eropa. Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa…
August 15, 2019

Kisut Dah Ah! Perang Dagang Mulai Menekan Output Industri Dan Retail Sales China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2019 – Departemen Statistik China merilis data output industri periode Juli di level 4.8 persen. Data dalam basis tahunan itu melambat dari bulan sebelumnya sebesar 6.3 persen, dan menorehkan laju kenaikan paling lemah sejak…