ForexSignal88.com l Jakarta, 21/12/2018 – Dolar AS jatuh ke level terendah dalam satu bulan terakhir pada hari Kamis setelah Federal Reserve mengisyaratkan kenaikan suku bunga yang lebih sedikit selama dua tahun ke depan dan menyatakan kehati-hatiannya tentang prospek ekonomi AS, mengurangi daya tarik aset dalam denominasi dolar AS.

Para investor juga menyatakan keprihatinan mereka bahwa para pembuat kebijakan bank sentral AS mungkin menaikkan suku bunga justru di saat ekonomi AS sedang menghadapi perlambatan.

Selain menurunkan perkiraan kenaikan suku bunganya, The Fed juga mengurangi perkiraan pertumbuhan dan inflasi tahun depan.

Sementara rasio kurva imbal hasil 2-tahun/10-tahun yang secara luas dianggap sebagai indikator resesi masa depan meningkat ke 10 basis poin dan hanya sedikit di atas titik terendah 11-tahun yang dicetak pada awal bulan ini dengan terjadinya inversi (pembalikan kurva imbal hasil dua obligasi) yang secara luas dianggap sebagai pertanda resesi.

Nick Bennenbroek, ahli strategi mata uang, di Wells Fargo Securities di New York, berpendapat tampaknya pasar sekarang mungkin mulai fokus pada beberapa aspek yang lebih dovish dari pengumuman The Fed pada hari Rabu atau Kamis dini hari waktu Indonesia.

Bennenbroek menyoroti langkah mengejutkan bank sentral Swedia kemarin yang menaikkan suku bunganya. Menurutnya, setidaknya dalam hal waktu, langkah bank tersebut adalah sebuah pengingat bahwa selain pengetatan The Fed yang lebih lambat, tahun depan juga pasar dapat melihat langkah pengetatan yang lebih aktif dari bank sentral lainnya.

Saat sesi Kamis berakhir, data CNBC menunjukkan indeks dolar AS turun 0,75 persen ke 96,31, setelah sebelumnya jatuh ke 96,25, terendah dalam sebulan. Penurunan kemarin tercatat sebagai persentase penurunan terbesar indeks tersebut dalam enam minggu terakhir.

Sementara itu euro berakhir naik 0,82 persen di $1,1469, melanjutkan penguatan tipis pada akhir sesi Rabu di tengah berita bahwa Italia telah mencapai kesepakatan dengan Komisi Eropa atas anggaran tahun 2019 yang sekian lama dipermasalahkan dan didukung pula oleh beberapa data perdagangan yang solid di minggu ini.

Yen meningkat tajam terhadap dolar AS, yang jatuh 1,18 persen menjadi ¥111,13. Dalam sebuah keputusan yang sudah diperkirakan pasar sebelumnya, Bank of Japan pada hari Kamis mempertahankan tingkat suku bunganya dan tidak mengubah pengaturan moneter yang ultra-longgar.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Reuters

Sumber gambar: The Irish Times

Share This

Berita Forex Lainnya

January 16, 2019

BREXIT : Adrenalin Kian 'MEMUNCAK' di Seputar PERTARUHAN TERAKHIR May

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May perlu 318 suara dari 650 anggota parlemen untuk memenangkan proposalnya. Tapi, dukungan untuk meloloskan proposal tersebut kelihatannya hampir tidak ada. Pemerintahan Theresa May…
January 16, 2019

Pemerintah Inggris Kalah Telak, Sterling Berbalik Menguat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2019 – Pound sterling rebound dari posisi terendah terhadap dolar AS sesi perdagangan Selasa di $1,2669. Setelah penurunan cepat terjadi, mata uang Inggris memukul balik dan melakukan rally lebih dari satu sen hingga…
January 15, 2019

Inggris : Posisi May Kembali TERANCAM Voting BREXIT

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May memperingatkan para anggota parlemen bahwa kegagalan melalui Brexit akan menjadi bencana bagi demokrasi. Ia menyampaikan hal itu demi mendapatkan dukungan jelang pemungutan suara di…
January 15, 2019

Dolar AS Mendatar di Tengah Penguatan Yen

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2019 – Greenback bergerak mendatar pada hari Senin saat safe haven yen bergerak naik karena terjadinya penurunan tajam yang tak terduga dalam ekspor China meningkatkan kekhawatiran pasar atas kesehatan ekonomi global. USDJPY…
January 14, 2019

Inggris : Ketidakpastian BREXIT Menurunkan Pertumbuhan Ekonomi ke Level TERENDAH 3 Bulan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/01/2019 – Ekonomi Inggris tumbuh pada laju terlemahnya dalam tiga bulan terakhir hingga November 2018. Data resmi yang dirilis pada Jumat (11/1) pekan kemarin menujukan perlambatan karena pabrik-pabrik terdampak kondisi…