ForexSignal88.com l Jakarta, 28/11/2018 – Dolar AS sedikit terkoreksi pada Rabu pagi setelah menguat pada hari Selasa. Penguatan greenback kemarin terjadi setelah Wakil Ketua Federal Reserve Richard Clarida mendukung kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Namun Clarida menggarisbawahi pentingnya pemantauan data ekonomi karena bank sentral AS bergerak mendekati posisi atau tingkat netral.

Dalam pidatonya yang disampaikan dengan saksama di tengah kemerosotan di bursa saham, Clarida menekankan betapa sulitnya situasi bagi bank sentral AS untuk menentukan tingkat suku bunga netral dan tingkat pengangguran maksimum.

Pernyataan Orang Nomor 2 di The Fed tersebut muncul setelah Ketua Fed Jerome Powell pada bulan lalu mengatakan bank sentral AS dapat menaikkan suku bunga acuannya di atas perkiraan pengaturan netral karena ekonomi AS yang "sangat positif" terus tumbuh.

Mark McCormick, kepala strategi FX Amerika Utara di TD Securities di Toronto, menjelaskan bahwa pidato Powell saat itu, tentang target di atas netral, ditafsirkan sebagai pernyataan yang sangat optimistis dan The Fed berjalan dengan perlahan sejak saat itu.

McCormick menambahkan bahwa komentar Clarida itu menegaskan kembali tingkat suku bunga lebih dari netral bukanlah sebuah tujuan spesifik tetapi sesuatu yang The Fed mungkin akan melakukannya jika data-data memang memungkinkan untuk itu.

Perlambatan pertumbuhan global dan bursa saham yang bergejolak telah meningkatkan ekspektasi dan spekulasi pasar bahwa The Fed dapat menghentikan siklus pengetatannya lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Pidato Powell hari ini dan notulen rapat The Fed 7-8 November akan dievaluasi oleh para pelaku pasar untuk melihat indikasi lebih lanjut tentang berapa kali bank sentral AS kemungkinan menaikkan suku bunga acuannya.

Indeks dolar AS naik sekitar 0,3 persen, terdorong pula oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump tentang rencananya untuk menaikkan tarif senilai $200 miliar terhadap barang impor dari China, naik menjadi 25 persen dari 10 persen saat ini.

Trump dan Presiden China Xi Jinping akan duduk bersama pada pertemuan G20 di Buenos Aires pada 30 November untuk membahas masalah perdagangan yang kontroversial.

Lee Hardman, analis pasar mata uang di MUFG di London, menjelaskan bahwa apabila tidak ada terobosan dari pertemuan keduanya maka pengenaan tarif impor yang lebih tinggi dapat terjadi.

Kinerja oleh mata uang pasar negara berkembang dan mata uang high-beta lainnya pada hari Selasa menjadi refleksi bahwa banyak pandangan dan sikap pesimisme terhadap kesepakatan perdagangan AS-China mungkin sudah masuk jauh ke pasar.

Sementara itu pound sterling semakin lemah terhadap greenback setelah Trump mengatakan perjanjian yang memungkinkan UK meninggalkan Uni Eropa dapat membuat perdagangan antara Washington dan London semakin sulit.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: International Business Times

Share This

Berita Forex Lainnya

June 05, 2020

Peningkatan Stimulus ECB Menguatkan Euro dan Menekan Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dolar AS jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah momentum penguatan euro setelah Bank Sentral Eropa (ECB) meningkatkan stimulus untuk membangkitkan ekonomi kawasan yang…
June 05, 2020

Kerusakan Kegiatan Ekonomi Australia Tidak Separah yang Diproyeksikan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Hasil rilis data pertumbuhan ekonomi (produk domestik bruto/PDB) Australia kuartal I-2020 menunjukkan kontraksi atau minus 0,3% quarter-on-quarter (qoq). Namun demikian, hasil rilis tersebut masih lebih bagus dari…
June 05, 2020

Carut Marut! Hongkong Rentan Ditinggalkan Oleh Para Investor Global

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Beberapa perusahaan global sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan beberapa operasi keuangan mereka keluar dari Hong Kong. Para bankir senior di sana mengatakan, ini seiring langkah Amerika Serikat (AS) yang…
June 05, 2020

Wow! Jerman Luncurkan Paket Stimulus Corona Senilai 130 Miliar Euro

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Setelah perundingan non-stop dua hari, Kanselir Angela Merkel akhirnya Rabu malam (3/6) mengumumkan, Jerman akan meluncurkan paket stimulus ekonomi baru senilai 130 miliar euro untuk membangkitkan kembali perekonomian…
June 04, 2020

EURUSD: Peluang Trading Forex 040620

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - EUR/USD sempat diperdagangkan turun dari ketinggian 1.12.Salah satu penyebab turunnya EUR/USD dari level tertinggi sejak bulan Maret, adalah gagalnya pembicaraan antara pemerintah Jerman dengan para partner koalisinya. Partai kanan tengah…