ForexSignal88.com l Jakarta, 24/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring membaiknya fundamental ekonomi di AS sehingga memunculkan pola risk aversi di pasar uang dunia dengan tingginya imbal hasil AS.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan awal pekan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,2208, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3939, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7604 dan USDJPY ditutup menguat di level 108,70.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,2197, GBPUSD bergerak di level 1,3927, AUDUSD di level 0,7595 dan yen di level 108,82.

Sebelumnya di perdagangan awal pekan lalu, dolar AS diperdagangkan menguat terbantu dengan situasi bahwa akan naiknya suku bunga the Fed secara agresif serta potensi denuklirisasi Korea Utara yang terus menguat di kemudian hari.

Hasil Beige Book memang memunculkan isyarat ke investor bahwa suku bunga the Fed mempunyai kesempatan naik yang berkelanjutan. Di sisi lain, the Fed masih lebih khawatir menghadapi beberapa kebijakan fiskal Trump seperti tarif impor logam dan kebijakan tarif dengan China yang bisa menimbulkan perang dagang. The Fed khawatir perang dagang tersebut dapat membatasi gerak pemulihan kebijakan moneter the Fed yang sudah berlangsung sejak 2015 lalu.

Namun dengan kepergian Menteri Keuangan AS ke China, sisi khawatir perang dagang tersebut sedikit menghilang dan membuat imbal hasil surat hutang pemerintah untuk 10 tahun melonjak mendekati level 3%nya, sehingga investor sangat yakin bahwa tidak lama lagi suku bunga the Fed masih akan naik kembali di Mei nanti.

Potensi safe haven masih dikalahkan oleh risk aversi setelah kebangkitan potensi denuklirisasi Korea Utara pasca keinginan Presiden Kim Jong-un yang dinyatakan pada Sabtu lalu, bahwa Korea Utara akan segera mengakhiri uji coba serta pengembangan senjata nuklirnya, sebagai kesepakatan untuk mendapatkan keringanan dalam kancah ekonomi dunia.

Ucapan Presiden Kim tersebut muncul jelang KTT duo Korea yang akan berlangsung di pekan ini sebagai bahan awal sebelum pertemuan dengan Presiden AS di bulan selanjutnya. Sejauh ini, Presiden Trump dan pejabat AS sendiri masih belum terlalu percaya dengan keinginan Presiden Kim tersebut, sehingga penguatan dolar AS pun tidak terlalu besar terhadap yen dan Swiss franc.

Untuk pound sendiri, masih sulit untuk membaik dengan pemicu laju inflasi dan data tenaga kerja Inggris yang terus menurun, sehingga langkah kenaikan suku bunga Inggris juga semakin dipertanyakan keberadaannya, di mana ini juga dipertegas oleh Mark Carney bahwa kenaikan suku bunga BoE baru akan terjadi di beberapa tahun mendatang. Artinya bahwa di Mei nanti kemungkinan besar memang tidak akan ada kenaikan suku bunga Inggris.

IFO Jerman bisa menjadi tonggak pertaruhan gerak dari euro, apakah masih bisa melawan tekanan dolar AS ataukah malah makin terkoreksi hari ini.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

March 26, 2019

Inggris : Sebenarnya Tensi 'HARD BREXIT' Semakin Menguat !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 – Uni Eropa (UE) pada hari Senin (25/3/2019) mengumumkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan persiapannya untuk Inggris yang akan keluar dari blok tersebut tanpa kesepakatan. Hal itu dilakukan karena kekhawatiran Brexit…
March 26, 2019

Jepang : Kebijakan Moneter 'ULTRA LONGGAR' Masih Menjadi Pilihan Utama BOJ

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 – Gubernur Bank Sentral Jepang atau Bank of Japan (BOJ) Hirohiko Kuroda menjabarkan bagaimana pihaknya tetap akan mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar dalam jangka panjang, pada kesempatan konferensi pers,…
March 26, 2019

Greenback Semakin Ketar-Ketir Saat Yield Treasury Terus Merosot

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 – Dolar AS diperdagangkan lebih rendah terhadap para pesaingnya pada hari Senin karena imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS memperpanjang penurunannya dari minggu lalu di tengah kekhawatiran atas perlambatan…
March 25, 2019

Warga Inggris Sebenarnya Menginginkan Brexit Atau Tidak Sih ?! Kok Terjadi Demo Besar-besaran ?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Jalanan London pada Sabtu (23/3/2019) dipenuhi oleh warga Inggris yang menuntut referendum lain terkait keanggotaan Uni Eropa, ketika negara itu mengalami kelumpuhan politik atas Brexit. Diwartakan kantor berita AFP,…
March 25, 2019

Lemah Lawan Yen dan Sterling, Greenback Tetap Pukul Euro di Hari Jumat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Dolar AS melemah terhadap safe haven yen Jepang pada hari Jumat karena data manufaktur AS yang suram memicu kekhawatiran tentang ekonomi yang lebih luas, dan imbal hasil obligasi mengisyaratkan kekhawatiran akan…