ForexSignal88.com l Jakarta, 23/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi seiring memburuknya fundamental ekonomi di luar AS dan munculnya pola risk aversi di pasar uang dunia.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan akhir pekan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,2287, GBPUSD ditutup melemah di level 1,4001, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7671 dan USDJPY ditutup menguat di level 107,65.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,2271, GBPUSD bergerak di level 1,4014, AUDUSD di level 0,7668 dan yen di level 107,86.

Sebelumnya di perdagangan akhir pekan lalu, dolar AS diperdagangkan menguat terbantu dengan situasi bahwa akan naiknya suku bunga the Fed dengan agresif serta potensi denuklirisasi Korea Utara yang terus menguat di kemudian hari.

Hasil Beige Book pekan lalu memang mengisyaratkan kepada suku bunga the Fed untuk kesempatan naik yang berkelanjutan. Namun secara umum the Fed masih lebih khawatir menghadapi beberapa kebijakan fiskal Trump seperti tarif impor logam dan kebijakan tarif dengan China yang bisa menimbulkan perang dagang. The Fed khawatir perang dagang tersebut dapat membatasi gerak pemulihan kebijakan moneter the Fed yang sudah berlangsung sejak 2015 lalu.

Kekhawatiran tersebut juga muncul di Jepang, di mana hasil dari survei tankan pekan lalu berdasar Reuters, pada April ini ternyata sebagian besar industri di Jepang mengalami penurunan laba dan aktivitasnya dengan sebab penguatan nilai mata uang yen dan adanya tarif baru logam di AS.

Namun di sisi lain, kenaikan proyeksi pertumbuhan AS menurut IMF dan the Fed beberapa waktu lalu, tentu sangat mendukung kinerja dolar AS untuk menekan mata uang yang berbasis safe haven seperti yen dan Swiss franc. Apalagi potensi safe haven segera dikalahkan oleh risk aversi setelah kebangkitan potensi denuklirisasi Korea Utara pasca keinginan Presiden Kim Jong-un yang dinyatakan pada Sabtu lalu, bahwa Korea Utara akan segera mengakhiri uji coba serta pengembangan senjata nuklirnya, sebagai kesepakatan untuk mendapatkan keringanan dalam kancah ekonomi dunia.

Sejauh ini, Presiden Trump dan pejabat AS sendiri masih belum terlalu percaya dengan keinginan Presiden Kim tersebut, sehingga penguatan dolar AS pun tidak terlalu besar terhadap yen dan Swiss franc.

Untuk pound sendiri, masih sulit untuk membaik dengan pemicu laju inflasi dan data tenaga kerja Inggris yang terus menurun, sehingga langkah kenaikan suku bunga Inggris juga semakin dipertanyakan keberadaannya, di mana ini juga dipertegas oleh Mark Carney bahwa kenaikan suku bunga BoE baru akan terjadi di beberapa tahun mendatang. Artinya bahwa di Mei nanti kemungkinan besar memang tidak akan ada kenaikan suku bunga Inggris.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

June 17, 2019

Kisruh! Setelah China, Giliran India Sekarang yang Diajak Perang Dagang Oleh AS

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Setelah dengan China, Amerika Serikat (AS) kini terlibat perang dagang dengan India. Terbaru, India akan mengenakan tarif pembalasan yang lebih tinggi terhadap 28 produk asal AS termasuk almond, apel, dan kacang walnut mulai Minggu (16/6).…
June 17, 2019

Inggris: Boris Johnson Kemungkinan Bisa Menduduki 'KURSI PANAS' yang Sudah Ditinggalkan Theresa May

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/06/2019 – Persaingan untuk menggantikan posisi Theresa May sebagai pemimpin Partai Konservatif yang berkuasa dan sebagai perdana menteri Inggris memasuki fase baru. Tiga dari 10 kandidat yang bersaing dalam kontes kepemimpinan…
June 17, 2019

Berbeda Dengan Sikap AS, Hubungan Israel dan China Justru Semakin 'MESRA' Loh. Kok Bisa?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/06/2019 – China dan Israel terus meningkatkan hubungan bisnis dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, kedua negara memiliki perjanjian perdagangan bebas. Hal itu dilaporkan telah membuat Amerika Serikat (AS), sekutu utama…
June 14, 2019

Peluncuran Lebih Banyak Stimulus Diperlukan Guna Menopang Ekonomi China. Kenapa?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/06/2019 – Regulator China dinilai harus meningkatkan dukungan untuk menopang ekonomi guna menjaga likuiditas yang cukup dalam sistem keuangan negara tersebut. Wakil Perdana Menteri Liu He menyarankan Beijing untuk segera…
June 14, 2019

Hubungan AS dan Rusia Semakin 'MEMBURUK' Menurut Putin

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/06/2019 – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, hubungan antara Moskow dan Washington semakin memburuk. Hal itu ia katakan dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Kamis, (13/6). Pasalnya, pemerintah Amerika…