ForexSignal88.com l Jakarta, 16/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa menguat lagi seiring dengan meredanya ketegangan di Suriah dan jelang data penjualan eceran AS nanti malam.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan akhir pekan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,2329, GBPUSD ditutup menguat di level 1,4238, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7763 dan USDJPY ditutup menguat di level 107,37.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,2334, GBPUSD bergerak di level 1,4250, AUDUSD di level 0,7770 dan yen di level 107,39.

Sebelumnya kemarin dolar AS diperdagangkan kurang baik setelah situasi ketegangan di Timur Tengah mulai tampak usai ucapan Presiden Trump di Twitter yang menyatakan bahwa serangan militer AS ke Suriah segera diputuskan dan memang terjadi, namun setelah pasar perdagangan akhir pekan tutup.

Greenback waktu itu tertekan kembali juga karena tidak ada dukungan fundamental ekonomi karena beberapa data ekonomi AS juga memburuk. Apalagi persoalan perang dagang tampaknya makin meruncing saja setelah Presiden Trump akan melarang investasi serta pengembangan tehnologi China di AS, sehingga untuk sementara pola safe haven yen dan Swiss franc memang masih mendominasi pasar.

Kejelasan agresi militer ke Suriah makin terlihat setelah Presiden Trump beserta koleganya dari Inggris dan Perancis menyatakan bahwa mereka tidak akan melakukan serangan ke Suriah selama pemerintah Suriah sendiri tidak lagi menggunakan senjata kimia dalam memerangi pemberontaknya.

Yen sendiri masih sulit menekan dolar AS, karena situasi normalisasi kebijakan moneter Jepang masih jauh dari target terjadinya, apalagi kekuatan dan kewibaan pemerintahan Perdana Menteri Shinzo Abe makin jeblok pasca kasus skandal tanah yang melibatkan istri dan menteri keuangannya. Dari hasil jajak pendapat terakhir bagi pemerintahan Abe, kekuatannya tercatat hanya kurang dari 30%, sehingga bisa dikhawatirkan memunculkan pemilu baru.

Dolar Australia sedikit membaik setelah Presiden Trump sepertinya akan ikut lagi dalam komitmen TPP, sehingga peluang ekspor komoditi Australia makin terbuka lebar. Euro sendiri masih menguat, walau tipis, dengan hasil paparan hasil rapat suku bunga bank sentral Uni Eropa di pekan lalu di mana waktu itu ECB tidak merubah kebijakan moneternya. Paparan tersebut berbunyi sedikit hawkish, namun investor masih belum melihat potensi normalisasi kebijakan moneter zona euro akan dipercepat. Beberapa pejabat ECB sendiri sangat yakin bahwa paket stimulus ekonomi zona euro segera dihentikan dan bisa segera pula menaikkan suku bunganya. Namun di sisi lain, Mario Draghi tidak ingin nilai euronya terus menguat.

Pound juga masih bertahan karena investor sangat berharap kepada kenaikan suku bunga bank sentral Inggris segera terwujud kembali dalam waktu dekat ini.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…