ForexSignal88.com l Jakarta, 25/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih bisa bertahan untuk menguat lagi dengan dukungan masih membaiknya fundamental ekonomi di AS daripada kinerja ekonomi negara lain.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,2232, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3975, AUDUSD ditutup mendatar di level 0,7603 dan USDJPY ditutup menguat di level 108,82.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,2224, GBPUSD bergerak di level 1,3983, AUDUSD di level 0,7589 dan yen di level 108,93.

Sebelumnya di perdagangan kemarin, dolar AS diperdagangkan melemah dipicu oleh naiknya imbal hasil obligasi 10 tahun milik pemerintah AS yang menyentuh level tertinggi 4 tahun lalu. Situasi ini makin melebarkan jarak antara obligasi milik AS dengan milik Jerman dan Jepang. Jarak antara obligasi AS dengan Jerman terlebar sejak 29 tahun sedangkan dengan Jepang terlebar sejak 11 tahun silam.

Kondisi ini menandakan bahwa kinerja ekonomi AS masih jauh lebih baik dan lebih aman serta kuat daripada negara-negara lain, sehingga masih kita lihat bahwa pagi ini kondisi dolar AS masih bisa berbalik menguat lagi.

Semenjak perang dagang AS dengan China mereda ketegangannya, investor kembali memandang fundamental ekonomi dunia sebagai patokan untuk perdagangannya. Kebetulan sekali pekan lalu beberapa data ekonomi AS termasuk Beige Boom membaik hasilnya dalam mendukung kenaikan suku bunga the Fed.

Hasil Beige Book memang memunculkan isyarat ke investor bahwa suku bunga the Fed mempunyai kesempatan naik yang berkelanjutan. Di sisi lain, the Fed masih lebih khawatir menghadapi beberapa kebijakan fiskal Trump seperti tarif impor logam dan kebijakan tarif dengan China yang bisa menimbulkan perang dagang. The Fed khawatir perang dagang tersebut dapat membatasi gerak pemulihan kebijakan moneter the Fed yang sudah berlangsung sejak 2015 lalu.

Potensi safe haven masih dikalahkan oleh risk aversi setelah kebangkitan dari proses denuklirisasi Korea Utara semakin meningkat, pasca keinginan Presiden Kim Jong-un yang dinyatakan pada Sabtu lalu, bahwa Korea Utara akan segera mengakhiri uji coba serta pengembangan senjata nuklirnya, sebagai kesepakatan untuk mendapatkan keringanan dalam kancah ekonomi dunia.

Hari ini tidak ada data ekonomi penting sehingga potensi buyback dolar AS masih terbuka lebar.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

August 16, 2019

AS: Indeks US Dollar Kembali Perkasa Didukung Rilis Data Ekonomi Yang Bagus

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dan pulih dari pelemahan awal terhadap safe-haven yen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena data penjualan ritel AS yang lebih…
August 16, 2019

Uni Eropa: ECB Siapkan Serangkaian Paket Kebijakan Moneter Longgar Baru. Apa Saja Itu?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Laporan GDP (Gross Domestic Product) kuartal II/2019 menunjukkan pertumbuhan tahunan Zona Euro stagnan 1.1 persen (Year-on-Year), tetapi pertumbuhan kuartalan Jerman tergelincir ke area negatif dan Kanselir Angela…
August 16, 2019

AS: Animo FED Cut Rate Kembali Bergema di Survey FedWatch

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Indeks dolar dibentuk dari enam mata uang yakni euro, yen, poundsterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Indeks ini juga dijadikan tolak ukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang lainnya. Euro, pound dan…
August 15, 2019

Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Eropa Menaikkan Indeks US Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi di Eropa. Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa…
August 15, 2019

Kisut Dah Ah! Perang Dagang Mulai Menekan Output Industri Dan Retail Sales China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2019 – Departemen Statistik China merilis data output industri periode Juli di level 4.8 persen. Data dalam basis tahunan itu melambat dari bulan sebelumnya sebesar 6.3 persen, dan menorehkan laju kenaikan paling lemah sejak…