ForexSignal88.com l Jakarta, 20/12/2018 – Dolar AS masih menunjukkan perlawanan tetapi tetap berakhir melemah pada hari Rabu setelah panduan Federal Reserve pada siklus pengetatan moneter terdengar kurang dovish dari yang diperkirakan pasar sebelumnya, meskipun menyampaikan perkiraan kenaikan suku bunga lebih sedikit daripada yang terjadi pada bulan September.

Pada akhir rapat kebijakan hari Rabu atau Kamis dini hari waktu Indonesia, The Fed menaikkan suku bunganya seperti yang diperkirakan. Bank tersebut mengutip dampak dari volatilitas pasar yang sedang berlangsung dan potensi penurunan di seluruh dunia.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, berakhir 0,11 persen lebih rendah pada 97,00.

Greenback sebelumnya mencapai level terendah tujuh minggu terhadap yen dan sekitar satu minggu versus euro sebelum memangkas pelemahan tersebut setelah tersiar keputusan The Fed itu.

Dalam pernyataan kebijakannya, The Fed mengatakan ekonomi AS telah tumbuh pada tingkat yang kuat dan pasar kerja terus membaik. The Fed mencatat bahwa "beberapa" kenaikan suku bunga bertahap akan diperlukan, sebuah perubahan halus yang menyiratkan bank itu sedang mempersiapkan diri untuk berhenti menaikkan biaya pinjaman.

Perkiraan ekonomi baru yang dirilis oleh The Fed tersebut menunjukkan para pembuat kebijakan memproyeksikan dua kenaikan suku bunga tahun depan dan satu di tahun berikutnya.

Banyak analis menyoroti komitmen The Fed untuk peningkatan suku bunga secara bertahap di masa depan yang diawali dengan kata “beberapa” yang dapat berujung pada pemikiran dihentikan total.

Brian Coulton, kepala ekonom di Fitch Ratings di London, menjelaskan bahwa mengingat penurunan bursa saham dan berita negatifnya ekonomi internasional yang diakui dalam pernyataan The Fed tersebut masih menunjukkan sedikit keyakinan The Fed terhadap kemampuan ekonomi AS untuk menahan kenaikan suku bunga sedikit lagi.

Menurut Coulton, penurunan prediksi pertumbuhan tahun 2019 yang disampaikan The Fed cukup moderat.

The Fed melihat pertumbuhan ekonomi AS melambat menjadi 2,3 persen pada tahun 2019 dari 3,0 persen di tahun ini sedangkan inflasi berada di bawah target pada 1,19 persen untuk tahun depan.

Juan Perez, pedagang mata uang senior di Tempus Consulting di Washington, mengatakan dia masih melihat dolar AS cukup tangguh karena kenaikan suku bunga pada hari Rabu memang sebuah representasi dari “laba yang lebih tinggi bagi para investor”.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: The Mercury-News

Share This

Berita Forex Lainnya

March 26, 2019

Inggris : Sebenarnya Tensi 'HARD BREXIT' Semakin Menguat !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 – Uni Eropa (UE) pada hari Senin (25/3/2019) mengumumkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan persiapannya untuk Inggris yang akan keluar dari blok tersebut tanpa kesepakatan. Hal itu dilakukan karena kekhawatiran Brexit…
March 26, 2019

Jepang : Kebijakan Moneter 'ULTRA LONGGAR' Masih Menjadi Pilihan Utama BOJ

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 – Gubernur Bank Sentral Jepang atau Bank of Japan (BOJ) Hirohiko Kuroda menjabarkan bagaimana pihaknya tetap akan mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar dalam jangka panjang, pada kesempatan konferensi pers,…
March 26, 2019

Greenback Semakin Ketar-Ketir Saat Yield Treasury Terus Merosot

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 – Dolar AS diperdagangkan lebih rendah terhadap para pesaingnya pada hari Senin karena imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS memperpanjang penurunannya dari minggu lalu di tengah kekhawatiran atas perlambatan…
March 25, 2019

Warga Inggris Sebenarnya Menginginkan Brexit Atau Tidak Sih ?! Kok Terjadi Demo Besar-besaran ?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Jalanan London pada Sabtu (23/3/2019) dipenuhi oleh warga Inggris yang menuntut referendum lain terkait keanggotaan Uni Eropa, ketika negara itu mengalami kelumpuhan politik atas Brexit. Diwartakan kantor berita AFP,…
March 25, 2019

Lemah Lawan Yen dan Sterling, Greenback Tetap Pukul Euro di Hari Jumat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Dolar AS melemah terhadap safe haven yen Jepang pada hari Jumat karena data manufaktur AS yang suram memicu kekhawatiran tentang ekonomi yang lebih luas, dan imbal hasil obligasi mengisyaratkan kekhawatiran akan…