ForexSignal88.com l Jakarta, 08/01/2019 – Dolar AS terus melemah pada hari Senin, tertekan oleh ekspektasi pasar yang kian berkembang bahwa Federal Reserve akan memperlambat atau menghentikan siklus kenaikan suku bunganya.

Data CNBC pada akhir sesi perdagangan Senin memperlihatkan indeks dolar AS berakhir turun 0,53 persen di 95,67.

Pada sesi awal pekan tersebut, euro dan safe haven franc Swiss bertindak sebagai pemimpin penguatan terhadap greenback di antara para pesaing dolar AS lainnya.

Bahkan setelah data pekerjaan AS yang kuat untuk bulan Desember, para pengamat pasar tetap yakin bahwa ekonomi terbesar di dunia itu mulai kehilangan momentum.

Komentar baru-baru ini dari Ketua The Fed Jerome Powell telah mengungkit ekpektasi dan spekulasi pasar bahwa bank sentral AS dapat mengadopsi pandangan yang lebih berhati-hati.

Pada hari Jumat (4/1), Powell mengatakan kepada American Economic Association bahwa The Fed tidak berada pada jalur kenaikan suku bunga yang telah ditetapkan sebelumnya dan bank itu akan peka terhadap risiko penurunan harga yang sudah diperkirakan dan diantisipasi oleh pasar.

Shaun Osborne, kepala analis forex di Scotiabank di Toronto, menjelaskan bahwa komentar Powell yang menyebut bahwa para pembuat kebijakan The Fed bersikap fleksibel dan “mendengarkan pasar keuangan dengan cermat” membantu mendukung impresi bahwa siklus pengetatan bank sentral AS itu mungkin melambat atau berhenti dalam beberapa bulan mendatang.

Dia menambahkan bahwa perdagangan berjangka suku bunga The Fed pada hari Senin mengindikasikan adanya risiko kecil penurunan suku bunga selama tahun mendatang, dengan sekitar delapan basis poin pelonggaran (penurunan) suku bunga tersirat dalam rentang Januari 2019-Januari 2020.

Pasar uang membuang prospek kenaikan suku bunga AS di tahun ini dan bahkan menilai ada peluang kecil terjadinya penurunan suku bunga pada tahun 2020. Sebelumnya The Fed telah menaikkan suku bunga empat kali pada tahun 2018.

Perubahan ekspektasi pasar atas kenaikan suku bunga AS segera mendorong euro, yang berakhir naik 0,63 persen menjadi $1,1475. Franc Swiss pun berakhir naik tajam terhadap dolar AS dengan pasangan USDCHF turun 0,69 persen menjadi 0,9793 franc.

Pada tahun lalu, dolar AS berhasil mengungguli mata uang lain karena The Fed menjadi satu-satunya bank sentral utama yang bergerak pada jalur kenaikan suku bunga. Jika suku bunga federal AS tetap ditahan pada tahun ini, mata uang lain seperti euro mungkin bakal diuntungkan.

Pasar keuangan juga optimistis terhadap pertemuan para pejabat AS dan mitra mereka di Beijing yang dimulai sejak kemarin, sebuah pembicaraan tatap muka pertama sejak Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bersepakat pada 1 Desember untuk melakukan “gencatan senjata” pada perang dagang di antara kedua negara selama 90 hari.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

January 24, 2019

Inggris : MANTAB !! Amandemen Cooper MENAIKKAN Pasangan GBPUSD di Sesi Tengah Pekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Kabar gembira datang dari Inggris. Anggota Partai Buruh John McDonnell pada Rabu kemarin mengatakan bahwa partainya kemungkinan besar akan mendukung amandemen Cooper. Sebagai informasi, amandemen Cooper merupakan…
January 24, 2019

Perdagangan dan Ekonomi Global Seret Greenback ke Selatan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang pada hari Rabu karena ketidakpastian pada perdagangan dan ekonomi global mengaburkan prospek jangka pendek mata uang AS dan membatasi pergerakannya pada ruang perdagangan…
January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…