ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali dengan efek dari krisis Turki yang melanda dunia perdagangan sejak akhir pekan lalu masih ada pengaruhnya..

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanan kepada beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1343, GBPUSD ditutup melemah di level 1,2717, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7237 dan USDJPY ditutup menguat di level 111,14.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1336, GBPUSD bergerak di level 1,2706, AUDUSD di level 0,7225 dan yen di level 111,33.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan berhasil membaik dengan dukungan sebelumnya bahwa data inflasi konsumen AS yang terbaik sejak 2008, telah membuat indeks dolar berada di posisi yang menguat sejak akhir pekan lalu hingga saat ini. Pasca Trump menjatuhkan tarif baru kepada Turki dengan penambahan tarif bea masuk logam Turki, memunculkan kegaduhan di pasar uang global dengan kekhawatiran gagal bayar yang akan melanda Turki, sehingga safe haven dolar melanda hingga saat ini.

Kekhawatiran ini muncul karena mata uang Lira anjlok cukup besar sejak pekan kemarin hanya turun 45%, sehingga memunculkan sisi kerisauan investor bahwa Turki bisa mengalami kondisi gagal bayar terhadap hutang-hutangnya yang terus menumpuk, apalagi beberapa persoalan politik antar negara juga sedang tidak bagus khususunya hubungan politik Turki dengan AS. Krisis Turki telah membawa dampak baru kepada pergerakan mata uang dunia hingga saat ini.

Semua mata uang dunia terimbas runtuhnya Lira, khususnya euro dan pound serta dolar Australia karena Turki sedang berhubungan mesra dengan Uni Eropa dan China serta Rusia, ditambah lagi inflasi Turki mulai naik namun suku bunga Turki dibiarkan rendah, sehingga beban hutang dalam bentuk dolar AS makin menumpuk.

Sejauh ini pihak ketiga seperti IMF atau dana bantuan dunia lainnya masih belum melakukan bailout atau membantu Turki, sehingga gejolak pasar uang juga masih terjadi dengan arah safe haven dolar. Bank sentral Argentina bahkan melakukan perubahan suku bunga yang drastis dengan cara menaikkan suku bunganya untuk meredam penguatan dolar AS.

Harapannya bank sentral Turki segera mengambil tindakan meredam gejolak tersebut, namun sayang beberapa aksi bank sentral mereka kurang mendapat respon oleh pasar. Harapan tinggal pada data ekonomi AS yang akan rilis nanti malam, jika memburuk ada peluang greenback mendapat tekanan.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

June 25, 2019

Nah Loh! Cuitan Pedas Trump Terhadap Kebijakan FED Rate Kembali Berkumandang

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengkritik Federal Reserve pada hari Senin karena tidak memangkas suku bunga acuan pada rapat bulan ini. Kritikan ini menunjukkan Trump terus menjaga tekanannya pada bank sentral AS untuk…
June 25, 2019

Laju Kenaikan GBPUSD Sedikit Tertahan di Sesi Awal Pekan. Kenapa?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Penguatan poundsterling belakangan ini dipicu oleh sikap dovish Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed), bukan dari dalam negeri Inggris. Akibatnya, poundsterling kehabisan tenaga untuk menguat. Setelah The Fed…
June 25, 2019

Sebenarnya Dalam Rangka Apa Trump Berencana ke Korsel Selama Dua Hari? Berikut Penjelasannya!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan akan mengunjungi Korea Selatan akhir pekan ini setelah ia bertukar surat dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Pertemuan ini meningkatkan harapan akan adanya…
June 24, 2019

Pelaku Pasar WAJIB Mencermati Beberapa Sentimen Penggerak Harga di Minggu Ini. Apa Saja Itu?

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Pekan depan sepertinya akan menjadi periode yang sibuk. Banjir rilis data, dialog dagang AS-China, sampai perseteruan AS-Iran menjadi hal-hal yang perlu dicermati pelaku pasar. Ada dua sentimen besar yang menggerakkan pasar keuangan global…
June 24, 2019

Bocoran Trading EURUSD untuk Hari ini

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Markit Purchasing Manager Index (PMI) yang mengukur ke depan menunjukkan segala sesuatu sedang berjalan pada arah yang benar. PMI manufaktur Jerman naik dari dasarnya dengan angka 45.4 dibandingkan dengan 44.3 waktu yang lalu, menunjukkan…