ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan ingin meraih lagi sisi penguatannya jelang Jerome Powell berbicara nanti malam.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanan dari beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1710, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3234, AUDUSD ditutup melemah di level 0,741t dan USDJPY ditutup melemah di level 112,27.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1704, GBPUSD bergerak di level 1,3233, AUDUSD di level 0,7413 dan yen di level 112,49.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan kurang membaik lagi dengan tipis, dengan pemicu kurang baiknya kondisi penjualan eceran AS. Namun sisi koreksi di awal pekan memang terjadi tidak terlalu besar karena ada dukungan dari pernyataan the Fed bahwa perekonomian AS masih akan kokoh dan kenaikan suku bunga the Fed memang masih terbuka lebar.

Sisi perang dagang yang masih panas membuat investor masih ragu terhadap masa depan ekonomi global, sehingga mereka masih membutuhkan aset pengaman sejenak di luar dolar AS. Kondisi ini tentu tidak menguntungkan sejenak bagi dolar AS sebagai mata uang pengaman atau safe haven dengan mencari yen dan Swiss franc. Apalagi pertemuan Trump dengan Putin dianggap pasar sebagai bentuk kemenangan Rusia atas dominasi AS, sehingga sentimen anti dolar AS terbentuk sejenak.

Sebetulnya situasi safe haven memang tidak bisa dihindarkan dengan pertimbangan menghindari untuk sementara aset-aset berlatar belakang imbal hasil yang tidak pasti suku bunganya, di mana latar belakang dolar AS masih didukung oleh rencana kerja the Fed yang senang menaikkan suku bunganya pada masa mendatang, menjadi poin utama pendukung indeks dolar menguat. Terlihat yield obligasi AS terus bergerak menguat dalam beberapa hari ini.

Peluang penguatan indeks dolar memang terbuka karena investor melihat peluang data pertumbuhan AS memang akan meninggi, seperti pekan lalu data inflasi konsumen juga sudah menunjukkan poin utama bagi pendorong naiknya suku bunga the Fed. Fokus pasar akan melihat testimoni atau laporan kerja the Fed kepada para anggota parlemen AS.

Sikap Powell dalam kenaikan suku bunga selanjutnya, akan menjadi pertimbangan investor untuk melanjutkan atau tidak dalam mengoleksi dolar AS. Sikap Powell tentang tarif juga akan ditunggu reaksinya oleh pasar karena sebelumnya the Fed belum terlalu khawatir dengan perang dagang. Jika Powell khawatir, maka dapat dipastikan indeks dolar akan terkoreksi lagi.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…