ForexSignal88.com l Jakarta, 30/11/2018 – Dolar AS relatif stabil hingga akhir sesi Kamis, ditutup sedikit melemah terhadap para rivalnya. Pergerakan tipis greenback terjadi setelah publikasi risalah atau notulen rapat kebijakan Federal Open Market Committee (FOMC) Federal Reserve 7-8 November.

Risalah yang dirilis pada Jumat dinihari tersebut tidak banyak mempengaruhi ekspektasi para investor untuk kenaikan suku bunga acuan The Fed pada bulan Desember tetapi memperkuat ekspektasi dan spekulasi bahwa tingkat suku bunga bank sentral AS itu semakin mendekat ke tingkat netral.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, berakhir turun 0,04 persen menjadi 96,80.

Salah satu bunyi risalah The Fed tersebut adalah, “Para anggota terus berharap bahwa peningkatan secara bertahap yang lebih jauh pada kisaran target untuk tingkat suku bunga federal akan konsisten dengan ekspansi berkelanjutan kegiatan ekonomi, kondisi pasar tenaga kerja yang kuat dan inflasi dekat tujuan (target) simetris 2 persen Komite ini untuk jangka menengah.”

Tetapi mereka juga menambah bobot ekspektasi para investor bahwa suku bunga acuan bank tersebut semakin mendekati tingkat netral.

“Beberapa peserta mencatat bahwa tingkat suku bunga federal saat ini mungkin mendekati tingkat netral dan bahwa kenaikan lebih lanjut dalam tingkat suku bunga federal bisa sangat memperlambat ekspansi kegiatan ekonomi dan menekan inflasi juga ekspektasi inflasi,” kata risalah tersebut.

Ketua Fed Jerome “Jay” Powell mengatakan sebelumnya pada Rabu bahwa suku bunga saat ini “di bawah” netral, meredam optimisme untuk kelanjutan dari siklus kenaikan suku bunga yang lebih agresif.

Di luar kebijakan moneter, data ekonomi AS yang tampil bervariasi pada hari Kamis menunjukkan kekuatan masih tetap ada dalam belanja konsumen tetapi perlambatan inflasi yang terlihat akhirnya menahan apresiasi greenback.

Pengukuran inflasi yang disukai The Fed yaitu indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) tidak termasuk makanan dan energi, naik 1,8% dalam 12 bulan sampai dengan Oktober.

Pengeluaran konsumen, yang menyumbang lebih dari dua pertiga kegiatan ekonomi AS, melonjak 0,6% di bulan lalu, demikian Departemen Perdagangan mengatakan pada hari Senin.

Dolar AS juga masih didukung oleh pelemahan pound sterling karena para investor terus khawatir tentang potensi hasil pemungutan suara parlemen UK pada kesepakatan Brexit yang dijadwalkan digelar pada 11 Desember.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

January 16, 2019

BREXIT : Adrenalin Kian 'MEMUNCAK' di Seputar PERTARUHAN TERAKHIR May

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May perlu 318 suara dari 650 anggota parlemen untuk memenangkan proposalnya. Tapi, dukungan untuk meloloskan proposal tersebut kelihatannya hampir tidak ada. Pemerintahan Theresa May…
January 16, 2019

Pemerintah Inggris Kalah Telak, Sterling Berbalik Menguat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2019 – Pound sterling rebound dari posisi terendah terhadap dolar AS sesi perdagangan Selasa di $1,2669. Setelah penurunan cepat terjadi, mata uang Inggris memukul balik dan melakukan rally lebih dari satu sen hingga…
January 15, 2019

Inggris : Posisi May Kembali TERANCAM Voting BREXIT

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May memperingatkan para anggota parlemen bahwa kegagalan melalui Brexit akan menjadi bencana bagi demokrasi. Ia menyampaikan hal itu demi mendapatkan dukungan jelang pemungutan suara di…
January 15, 2019

Dolar AS Mendatar di Tengah Penguatan Yen

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2019 – Greenback bergerak mendatar pada hari Senin saat safe haven yen bergerak naik karena terjadinya penurunan tajam yang tak terduga dalam ekspor China meningkatkan kekhawatiran pasar atas kesehatan ekonomi global. USDJPY…
January 14, 2019

Inggris : Ketidakpastian BREXIT Menurunkan Pertumbuhan Ekonomi ke Level TERENDAH 3 Bulan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/01/2019 – Ekonomi Inggris tumbuh pada laju terlemahnya dalam tiga bulan terakhir hingga November 2018. Data resmi yang dirilis pada Jumat (11/1) pekan kemarin menujukan perlambatan karena pabrik-pabrik terdampak kondisi…