ForexSignal88.com l Jakarta, 03/12/2018 – Indeks dolar AS diperdagangkan turun 0,13 persen pada 97,14 pada hari Senin pagi karena permintaan para investor untuk aset berisiko naik setelah China dan AS sepakati gencatan senjata dalam sengketa perdagangan yang telah mengguncang pasar global.

Gedung Putih mengatakan pada hari Sabtu bahwa Presiden Donald Trump mengatakan kepada Presiden China Xi Jinping pada pembicaraan G20 di Argentina bahwa ia tidak akan meningkatkan tarif pada $200 miliar barang-barang China menjadi 25 persen pada 1 Januari seperti yang diumumkan sebelumnya.

China dan AS akan mencoba menjembatani perbedaan mereka melalui pembicaraan baru yang bertujuan mencapai kesepakatan dalam 90 hari.

Mata uang berisiko seperti dolar Australia dan dolar Selandia Baru meningkat lebih dari 0,5 persen masing-masing, sementara mata uang safe haven seperti yen dan franc Swiss diperdagangkan lebih lemah di perdagangan Asia awal, menandakan aksi risk-on yang jelas di pasar keuangan.

"Gencatan perdagangan pasti beresiko positif untuk pasar ... kami memprediksi pembelian safe haven dolar untuk memudar dan mata uang berisiko seperti dolar Australia dan Kiwi dapat bergerak lebih tinggi," kata Rodrigo Catril, ahli strategi mata uang senior di NAB.

Catril mencatat bahwa crossrate seperti Aussie/yen dan kiwi/yen cenderung untuk naik lebih lanjut sebagai pedagang mata uang bereaksi terhadap gencatan senjata sementara antara dua ekonomi terbesar dunia.

Dolar AS juga turun ke 6,9134 atau negatif 0,54 persen versus yuan, persentase penurunan tertajam sejak 1 Oktober.

Safe haven yen melemah menjadi 113,68 pada hari Senin, dengan greenback naik 0,2 persen, mencerminkan suasana risk-on sedang terjadi. Euro naik 0,34 persen terhadap yen di 128,89, sempat mencapai titik tertinggi intraday di 129,37, level tertinggi sejak 9 November.

Euro berpindah tangan naik 0,16 persen menjadi $1,1333 di tengah penjualan dolar AS yang cukup kuat.

Namun, beberapa analis memperingatkan banyak masalah harus diselesaikan untuk sentimen risiko tetap positif dalam jangka menengah.

Selain perdagangan, fokus para investor juga akan kembali ke kebijakan moneter AS, dengan Federal Reserve diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada bulan Desember, yang akan menjadi kenaikan suku bunga keempatnya di tahun ini.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Peakpx

Share This

Berita Forex Lainnya

August 16, 2019

AS: Indeks US Dollar Kembali Perkasa Didukung Rilis Data Ekonomi Yang Bagus

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dan pulih dari pelemahan awal terhadap safe-haven yen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena data penjualan ritel AS yang lebih…
August 16, 2019

Uni Eropa: ECB Siapkan Serangkaian Paket Kebijakan Moneter Longgar Baru. Apa Saja Itu?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Laporan GDP (Gross Domestic Product) kuartal II/2019 menunjukkan pertumbuhan tahunan Zona Euro stagnan 1.1 persen (Year-on-Year), tetapi pertumbuhan kuartalan Jerman tergelincir ke area negatif dan Kanselir Angela…
August 16, 2019

AS: Animo FED Cut Rate Kembali Bergema di Survey FedWatch

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Indeks dolar dibentuk dari enam mata uang yakni euro, yen, poundsterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Indeks ini juga dijadikan tolak ukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang lainnya. Euro, pound dan…
August 15, 2019

Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Eropa Menaikkan Indeks US Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi di Eropa. Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa…
August 15, 2019

Kisut Dah Ah! Perang Dagang Mulai Menekan Output Industri Dan Retail Sales China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2019 – Departemen Statistik China merilis data output industri periode Juli di level 4.8 persen. Data dalam basis tahunan itu melambat dari bulan sebelumnya sebesar 6.3 persen, dan menorehkan laju kenaikan paling lemah sejak…