ForexSignal88.com l Jakarta, 11/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah pasca Presiden Trump berkomentar.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1517, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3198, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7053 dan USDJPY ditutup melemah di level 112,22.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1536, GBPUSD bergerak di level 1,3210 AUDUSD di level 0,7068 dan yen di level 112,20.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan kurang membaik lagi dengan pemicu pelaku pasar yang mulai melepas kepemilikan dolar ketika yield obligasi AS sudah berada di level terbaik sejak 2011. Situasi ini muncul juga setelah pasar takut kalau ekonomi China bisa ambruk akibat perang tarif sehingga aksi melepas dolar terjadi dengan melakukan aksi jual yang besar di pasar saham AS sebagai buntut kekecewaan pasar melihat kegaduhan yang dilakukan Trump.

Trump kembali mengkritik kebijakan suku bunga Fed, sehingga investor untuk sementara meninggalkan instrumen investasi berlatar belakang AS. Trump mengharapkan bahwa Powell lebih melihat inflasi untuk menentukan suku bunganya sehingga perlu kehati-hatian dalam menentukan sikap. Kondisi ini tentu membuat aksi melepas dolar terjadi sekaligus melepas yen sebagai aset pengaman sejenak.

Yen terus menguat mengikuti pergerakan pound dan euro yang juga menguat karena rencana selesainya Brexit di pekan depan. Meski ada masalah defisit anggaran Italia, namun akan selesainya Brexit setidaknya menjadi pembuka bagi pulihnya pound dan euro. Menurut juru bicara Uni Eropa, bahwa sekitar 85% persoalan perbatasan Irlandia akan segera selesai.

Sebelumnya dolar AS gagal menjalankan fungsinya sebagai mata uang safe haven setelah Presiden Trump memberikan tarif baru kepada China dan berbalas dengan tarif juga dari China, sehingga bank sentral China dan beberapa bank sentral lainjya melakukan aksi menurunkan nilai mata uangnya demi mencegah dolar AS menguat. Akibat perang dagang, Dana Moneter Internasional telah menurunkan target pertumbuhan dunia karena kinerja ekonomi dunia sedang terganggu perang dagang.

Harapannya bahwa dolar masih tertekan pada hari ini jelang rilis data inflasi AS.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

June 05, 2020

Peningkatan Stimulus ECB Menguatkan Euro dan Menekan Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dolar AS jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah momentum penguatan euro setelah Bank Sentral Eropa (ECB) meningkatkan stimulus untuk membangkitkan ekonomi kawasan yang…
June 05, 2020

Kerusakan Kegiatan Ekonomi Australia Tidak Separah yang Diproyeksikan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Hasil rilis data pertumbuhan ekonomi (produk domestik bruto/PDB) Australia kuartal I-2020 menunjukkan kontraksi atau minus 0,3% quarter-on-quarter (qoq). Namun demikian, hasil rilis tersebut masih lebih bagus dari…
June 05, 2020

Carut Marut! Hongkong Rentan Ditinggalkan Oleh Para Investor Global

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Beberapa perusahaan global sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan beberapa operasi keuangan mereka keluar dari Hong Kong. Para bankir senior di sana mengatakan, ini seiring langkah Amerika Serikat (AS) yang…
June 05, 2020

Wow! Jerman Luncurkan Paket Stimulus Corona Senilai 130 Miliar Euro

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Setelah perundingan non-stop dua hari, Kanselir Angela Merkel akhirnya Rabu malam (3/6) mengumumkan, Jerman akan meluncurkan paket stimulus ekonomi baru senilai 130 miliar euro untuk membangkitkan kembali perekonomian…
June 04, 2020

EURUSD: Peluang Trading Forex 040620

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - EUR/USD sempat diperdagangkan turun dari ketinggian 1.12.Salah satu penyebab turunnya EUR/USD dari level tertinggi sejak bulan Maret, adalah gagalnya pembicaraan antara pemerintah Jerman dengan para partner koalisinya. Partai kanan tengah…