ForexSignal88.com l Jakarta, 20/03/2019 – Dolar AS berakhir lebih rendah pada hari Selasa saat Federal Reserve memulai rapat selama dua pada hari itu, dengan banyak pengamat, investor, dan pedagang yang memperkirakan bank sentral itu akan menyampaikan pandangan dovish pada kebijakan moneter di akhir rapat tersebut.

Dengan banyak pelaku pasar bertaruh pada keputusan suku bunga yang tidak berubah dari Federal Reserve, ringkasan proyeksi ekonomi bank sentral serta dot plot - sebuah proyeksi di mana setiap gubernur The Fed mengharapkan suku bunga berada pada titik-titik tertentu di masa depan - diperkirakan bakal menyedot banyak perhatian.

Dalam minggu-minggu menjelang keputusan The Fed, data ekonomi AS menunjukkan perlambatan pertumbuhan, mendorong para ekonom untuk memperkirakan para pembuat kebijakan The Fed cenderung menahan diri untuk pengetatan kebijakan moneter.

Dot plot The Fed dirilis pada pertemuan Desember, mengisyaratkan opsi dua kenaikan suku bunga untuk 2019, tetapi dengan tanda-tanda perlambatan ekonomi, para ekonom memperkirakan jumlah kenaikan suku bunga pada dot plot akan berkurang menjadi hanya satu kenaikan di tahun ini.

Meskipun ada ekspektasi The Fed bakal dovish, imbal hasil obligasi pemerintah AS mampu bertahan dengan baik, melepas beban akibat jatuhnya dolar AS meskipun euro dan pound tidak bergerak banyak.

GBPUSD berakhir naik 0,08% di $1,3264 setelah naik ke $1,3311. Cable tetap mantap bahkan ketika Michel Barnier, kepala negosiator Brexit dari Uni Eropa, memperingatkan Perdana Menteri Theresa May bahwa pihaknya hanya akan menyetujui masa ekstensi yang panjang jika Inggris dapat menawarkan "sesuatu yang baru" kepada blok itu.

PM May diperkirakan akan meminta perpanjangan batas waktu Brexit kepada Uni Eropa untuk menghindari No-deal Brexit pada 29 Maret, sehari setelah sang perdana menteri berharap untuk mendapatkan kesempatan untuk pemungutan suara terakhir di parlemen pada kesepakatan penarikan dibatalkan oleh intervensi tak terduga dari Ketua House of Commons John Bercow.

Berita Forex Lainnya

August 16, 2019

AS: Indeks US Dollar Kembali Perkasa Didukung Rilis Data Ekonomi Yang Bagus

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dan pulih dari pelemahan awal terhadap safe-haven yen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena data penjualan ritel AS yang lebih…
August 16, 2019

Uni Eropa: ECB Siapkan Serangkaian Paket Kebijakan Moneter Longgar Baru. Apa Saja Itu?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Laporan GDP (Gross Domestic Product) kuartal II/2019 menunjukkan pertumbuhan tahunan Zona Euro stagnan 1.1 persen (Year-on-Year), tetapi pertumbuhan kuartalan Jerman tergelincir ke area negatif dan Kanselir Angela…
August 16, 2019

AS: Animo FED Cut Rate Kembali Bergema di Survey FedWatch

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Indeks dolar dibentuk dari enam mata uang yakni euro, yen, poundsterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Indeks ini juga dijadikan tolak ukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang lainnya. Euro, pound dan…
August 15, 2019

Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Eropa Menaikkan Indeks US Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi di Eropa. Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa…
August 15, 2019

Kisut Dah Ah! Perang Dagang Mulai Menekan Output Industri Dan Retail Sales China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2019 – Departemen Statistik China merilis data output industri periode Juli di level 4.8 persen. Data dalam basis tahunan itu melambat dari bulan sebelumnya sebesar 6.3 persen, dan menorehkan laju kenaikan paling lemah sejak…