ForexSignal88.com l Jakarta, 20/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah sejenak terkait dengan rencana aksi likuiditas bank sentral dunia.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1674, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3150, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7259 dan USDJPY ditutup melemah di level 112,26.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1680, GBPUSD bergerak di level 1,3141 AUDUSD di level 0,7259 dan yen di level 112,28.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit memburuk dengan pendorong setelah beberapa pelaku pasar masih meneruskan aksi melepas kepemilikannya terhadap dolar AS yang muncul setelah Trump memberikan tarif baru kepada China dan berbalas dengan tarif juga dari China, sehingga bank sentral China melakukan aksi menurunkan nilai mata uangnya demi mencegah dolar AS menguat.

Sebelumnya pasar ingin agar masalah Trump ini bisa diselesaikan di meja perundingan, namun sayang keputusan Trump sudah jatuh karena Beijing tidak mau tunduk dan bernegosiasi. Beijing sendiri juga sedang melakukan serangkaian usaha menekan AS juga agar tidak semena-mena, sehingga tensi perang dagang ini sedikit banyak membuat bingung pelaku pasar.

Mereka menganggap bahwa tensi perang dagang bisa makin memanas sehingga potensi aksi safe haven dolar, namun karena kedua pemimpin tersebut akan bertemu dan bernegosiasi, sehingga pasar menganggap bahwa kebijakan tarif tersebut tidak akan berlangsung lama dan akan segera ada titik temu yang akan terjadi.

Faktor hasil data ekonomi AS yang membaik telah menjadi bukti bahwa memang data tidak bisa dikalahkan dengan verbal intervensi sehingga lambat laun dolar AS kembali menguat kembali.

Faktor bank sentral China yang terus melakukan tindakan devaluasi atau menurunkan nilai mata uangnya terhadap dolar memang berhasil meredam penguatan mata uang AS tersebut sehingga potensi safe haven dolar juga mulai hilang.

Proses pertemuan Brexit di Brussel akan menjadi titik penting bagi pound dan euro dalam menentukan langkah selanjutnya apakah proses perpisahan Inggris dengan Uni Eropa bisa berjalan lancar atau tidak. Serta bank sentral Swiss hari ini menentukan kebijakan moneternya yang terbaru.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…