ForexSignal88.com l Jakarta, 04/12/2018 – Dolar AS melemah terhadap mayoritas rivalnya pada sesi perdagangan Senin karena mata uang yang sensitif terhadap isu perdagangan menguat didukung ‘gencatan senjata’ perang perdagangan AS-China. Data ekonomi AS yang tampil bervariasi juga membebani mata uang AS tersebut.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, turun 0,36% menjadi 96,95.

Data indeks manajer pembelian (PMI) sektor manufaktur dari ISM untuk bulan November menunjukkan peningkatan menjadi 59,3, mengalahkan ekspektasi untuk 57,5.

Angka di atas 50 pada indeks ISM tersebut menunjukkan adanya ekspansi di bidang manufaktur AS, yang menyumbang sekitar 12% dari perekonomian negara tersebut.

Sedangkan data pengeluaran konstruksi secara tak terduga turun 0,1%, sementara perkiraan ekonom adalah peningkatan sebesar 0,4%.

Duo laporan ekonomi itu berpengaruh sedikit untuk membantu dolar AS melakukan pemulihan karena para pedagang tetap melarikan diri dari greenback dan memborong mata uang yang sensitif risiko di tengah meredanya kekhawatiran atas relasi perdagangan AS-China setelah kedua belah pihak menyetujui ‘gencatan senjata’ selama 90 hari.

Pasangan mata uang AUD/USD, yang dipandang sebagai barometer sentimen risiko, naik 0,73% menjadi $0,7358. Tanda-tanda berkurangnya ketegangan antara China dan AS diyakini oleh pasar sebagai sebuah langkah besar ke arah yang positif bagi pertumbuhan ekonomi global.

Dolar AS juga tertahan oleh kenaikan euro di tengah data manufaktur zona euro yang lebih baik dari perkiraan.

Sementara itu, pound sterling gagal menjaga keuntungannya terhadap greenback karena kecemasan Brexit terus membebaninya. Banyak analis memangkas perkiraan mereka pada rebound pound sterling hingga isu Brexit terselesaikan.

TD Securities memperkirakan bahwa kenaikan sterling akan terbatasi hingga 5% sampai kelak ketidakpastian tentang Brexit menghilang.

Sedangkan pasangan USD/CAD bergerak turun (penguatan dolar Kanda terhadap dolar AS) sebesar 0,76% ke C$1,3194 karena loonie mendapat dorongan dari reli harga minyak mentah setelah adanya ‘gencatan senjata’ perdagangan AS-China.

Sebuah laporan bahwa provinsi Alberta, Kanada, akan memaksa para produsen untuk memangkas produksi mereka sebesar 325.000 barel per hari, sebagai bagian dari upaya untuk meringankan beban fasilitas penyimpanan minyak mentah di tengah masalah pada saluran pipa, juga turut mendukung menguatnya harga minyak mentah dan dolar Kanada.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: The Straits Times

Share This

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…