ForexSignal88.com l Jakarta, 28/12/2018 – Dolar AS jatuh terhadap mata uang safe haven yen Jepang pada hari Kamis, melepaskan sebagian besar keuntungan yang dicatat di sesi sebelumnya, karena kekhawatiran tentang meluasnya sentimen bearish di bursa saham global dapat mendorong para investor untuk memborong berbagai aset safe havens.

Meskipun saham-saham melonjak tajam pada hari Rabu, sentimen pasar jelas lebih condong ke sikap berhati-hati pada hari Kamis.

Namun greenback berhasil menguat terhadap mata uang terkait komoditas seperti dolar Australia, Selandia Baru dan Kanada karena harga minyak mentah jatuh ke posisi terendah 18-bulan sebagai akibat dari kelebihan pasokan.

Minh Trang, pedagang valas senior di Silicon Valley Bank di Santa Clara, California, menjelaskan kepada Reuters bahwa penurunan selera risiko mendorong para investor untuk menumpuk dana ke mata uang dengan imbal hasil rendah.

Dolar AS berakhir 0,34 persen lebih rendah terhadap mata uang Jepang di ¥110,97. Yen cenderung diuntungkan selama terlihat tekanan geopolitik atau finansial karena Jepang adalah negara kreditor terbesar di dunia.

Dolar AS berakhir turun 0,80 persen terhadap franc Swiss, mata uang safe haven lainnya. Kinerja greenback yang lebih luas dan diukur melalui indeks dolar AS, berakhir turun 0,48 persen, menurut data CNBC.

Trang menjelaskan bahwa dolar AS telah melakukan rally panjang di tahun ini tetapi tidak memiliki lebih banyak tenaga lagi untuk melangkah lebih jauh, terutama karena Federal Reserve melambatkan kecepatannya dalam peningkatan suku bunga acuannya.

Pada pekan lalu, The Fed menaikkan suku bunga untuk keempat kalinya di tahun ini tetapi dari suku bunga berjangka terefleksi para pedagang skeptis terhadap langkah bank sentral itu di tahun depan.

Sementara itu data pada hari Kamis menunjukkan pendapatan di perusahaan-perusahaan industri China pada bulan November turun untuk pertama kalinya dalam hampir tiga tahun, seiring dengan penurunan permintaan eksternal dan domestik yang membuat kalangan bisnis menghadapi lebih banyak tekanan pada tahun 2019 di saat munculnya tanda peningkatan risiko terhadap ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Data suram itu menunjuk pada hilangnya momentum ekonomi lebih lanjut karena perselisihan perdagangan dengan AS mau tak mau menjadi tekanan bagi Tiongkok.

Reuters juga melaporkan pada hari Kamis bahwa administrasi Trump sedang mempertimbangkan perintah eksekutif di tahun baru untuk mendeklarasikan keadaan darurat nasional yang akan menghalangi perusahaan-perusahaan AS untuk menggunakan produk Huawei dan ZTE.

Sementara itu dolar Australia, yang dipandang sebagai proxy untuk pertumbuhan Tiongkok, bergerak turun 0,52 persen karena ekonomi Australia bergantung pada ekspor Australia.

Dengan harga minyak mentah yang jatuh pada hari Kamis, greenback tetap menguat terhadap mata uang terkait komoditas. Dolar AS ditutup naik 0,34 persen terhadap mata uang Kanada, sedangkan dolar Selandia Baru melemah 0,45 persen terhadap greenback.

Greenback juga mendapat sedikit dukungan dari data yang menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan aplikasi untuk tunjangan pengangguran turun sedikit pada pekan lalu, sebuah tanda kekuatan pasar tenaga kerja, dengan klaim tampaknya stabil setelah melayang lebih tinggi dalam beberapa bulan terakhir.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: USA Today

Share This

Berita Forex Lainnya

May 24, 2019

Prospek Rate Cut Muncul Lagi, Dolar AS Terpukul Telak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2019 – Dolar AS mundur setelah mencapai level tertinggi dalam dua tahun karena data domestik yang lebih lemah dan ancaman kejatuhan ekonomi dari perang perdagangan dengan China meningkatkan harapan untuk penurunan suku bunga…
May 24, 2019

Hubungan AS dan Iran Terus Memanas, Apa Dampaknya?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2019 – Presiden AS Donald Trump beberapa bulan terakhir meningkatkan tekanan terhadap Iran dan mengirimkan armada perang ke Timur Tengah. Langkah itu meningkatkan kekhawatiran bahwa ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran…
May 24, 2019

Ckckck! Giliran Korsel Sekarang yang Dibujuk AS untuk Menghentikan Penggunaan Teknologi Huawei

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2019 – Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan sebuah koran lokal di Korea Selatan Chosun Ilbo tengah membujuk pemerintah untuk menghentikan penggunaan produk-produk dari Huawei Technologies Inc. Salah satu produsen manufaktur…
May 23, 2019

Sinyal dari FOMC Bikin Dolar AS Bertahan di Dekat Titik Tertinggi Satu Bulan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2019 – Dolar Amerika Serikat (AS) bertahan di dekat level tertinggi satu bulan pada hari Rabu setelah risalah dari pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal di bulan Mei menunjukkan para pejabat bank sentral AS sepakat bahwa…
May 23, 2019

Mantul! China Membuka Ruang untuk Negosiasi Perang Dagang Terbaru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2019 – Duta Besar China untuk Amerika Serikat (AS) Cui Tiankai mengatakan, Beijing siap melanjutkan pembicaraan perdagangan dengan Washington. Hal itu dikatakan untuk merespon ketidakpastian kelanjutan perang dagang antara…