ForexSignal88.com l Jakarta, 09/01/2019 – Dolar AS berhasil menghambat laju penguatan para rivalnya pada hari Selasa, menghentikan penurunan beruntun selama tiga hari sebelumnya setelah pasar mengabaikan data pekerjaan AS yang lemah. Penguatan greenback terbantu pula oleh anjloknya pound sterling menjelang debat parlemen Inggris mengenai Brexit.

Menurut data CNBC, indeks dolar AS, yang mengukur performa greenback terhadap perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, berakhir naik 0,26% menjadi 95,91.

Laporan Pembukaan Pekerjaan dan Perputaran Tenaga Kerja (Job Openings and Labor Turnover Survey/JOLTs) terbaru dari Departemen Tenaga Kerja AS, sebuah pengukuran permintaan tenaga kerja di negara itu, menunjukkan lowongan kerja pada bulan November turun menjadi sekitar 6,9 juta, meleset dari ekspektasi para ekonom sebesar 7,1 juta.

Pencetakan lowongan pekerjaan yang lebih lemah tersebut tidak banyak mempengaruhi proyeksi para investor bahwa pasar tenaga kerja AS tetap kuat karena data pekan lalu menunjukkan ekonomi AS menciptakan lebih banyak pekerjaan daripada yang diperkirakan para ekonom untuk bulan Desember.

Dolar AS juga didukung oleh penurunan harga Treasury, yang diperdagangkan (berkorelasi) terbalik dengan imbal hasil, bahkan ketika para analis meyakini imbal hasil obligasi pemerintah AS telah memuncak.

Goldman Sachs memangkas proyeksi akhir tahun untuk imbal hasil Treasury 10-tahun sebesar 50 basis poin menjadi 3%, sementara Bank of America juga memangkas perkiraan pada imbal hasil 10-tahun menjadi 3%.

Sementara itu, pound sterling merosot karena meningkatnya ketidakpastian di seputar Brexit karena para pedagang tampaknya tengah mengambil untung dari situasi menjelang debat di parlemen Inggris tentang perjanjian Brexit yang diajukan Perdana Menteri Theresa May. Pemungutan suara pada perjanjian tersebut dijadwalkan pada Selasa, 15 Januari.

Pada akhir sesi Selasa GBPUSD ditutup turun 0,46% di $1,2715. Sedangkan EURUSD berakhir negatif 0,29% di $1,1442 setelah ada tekanan yang dipicu sebuah data yang menunjukkan output industri Jerman secara tak terduga turun pada bulan November, meningkatkan kekhawatiran tentang negara itu mungkin sedang menuju resesi pada kuartal keempat 2018 setelah mengalami kontraksi pada kuartal ketiga.

Sementara itu yen hanya menguat sangat tipis terhadap greenback dengan USDJPY berakhir turun 0,02% menjadi ¥108.72 karena berkurangnya permintaan untuk safe haven yen seiring peningkatan optimisme para investor terhadap putaran terakhir perundingan perdagangan AS dan China dapat membuka jalan menuju sebuah kesepakatan yang meredakan ketegangan perdagangan di antara da ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Performa berbeda ditunjukkan oleh dolar Kanada yang tetap menekan greenback. Pasangan USDCAD berakhir turun 0,2% menjadi C$1,3270 karena harga minyak mentah melanjutkan pergerakan bullish dan akhirnya mendukung loonie, dengan WTI berjangka berakhir naik 2,1% di $49,74 per barel.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Instructables

Share This

Berita Forex Lainnya

January 24, 2019

Inggris : MANTAB !! Amandemen Cooper MENAIKKAN Pasangan GBPUSD di Sesi Tengah Pekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Kabar gembira datang dari Inggris. Anggota Partai Buruh John McDonnell pada Rabu kemarin mengatakan bahwa partainya kemungkinan besar akan mendukung amandemen Cooper. Sebagai informasi, amandemen Cooper merupakan…
January 24, 2019

Perdagangan dan Ekonomi Global Seret Greenback ke Selatan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang pada hari Rabu karena ketidakpastian pada perdagangan dan ekonomi global mengaburkan prospek jangka pendek mata uang AS dan membatasi pergerakannya pada ruang perdagangan…
January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…