ForexSignal88.com l Jakarta, 10/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih melanjutkan sisi koreksinya di saat pasar keuangan di kala perang dagang yang belum mereda.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanan dari beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1750, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3255, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7479 dan USDJPY ditutup menguat di level 110,84.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1758, GBPUSD bergerak di level 1,3259, AUDUSD di level 0,7439 dan yen di level 110,99.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan menurun lagi namun tidak besar, dengan pemicu buruknya hasil data tenaga kerja AS pada periode bulan lalu. Tingkat penganggurannya naik, besaran upah turun dan jumlah pekerja baru juga tidak sesuai dengan keinginan pasar. Menandakan bahwa kondisi tenaga kerja AS kurang mendukung kenaikan suku bunga the Fed, di mana inflasi masih akan sedikit turun namun pertumbuhan tidak fantastis.

Sisi lain penahan penguatan indeks dolar yaitu situaai perang dagang yang makin panas di mana China dan AS pada akhir pekan lalu sudah melaksanakan tarif baru bagi $34 milyar, membuat investor ragu terhadap masa depan ekonomi global, sehingga mereka butuh aset pengaman sejenak pasca rilisnya data tenaga kerja AS tersebut. Babak pertama perang dagang sudah meletus, kemungkinan akan berlanjut dengan babak-babak selanjutnya, di mana Trump juga sudah mempersiapkan pengurangan tarif sebesar $16 milyar per tahun sehingga nanti bisa total mencapai $500 milyar per tahunnya, atau senilai defisit perdagangan tahun lalu.

Situasi safe haven memang tidak bisa dihindarkan dengan pertimbangan menghindari untuk sementara aset-aset berlatar belakang dolar AS karena the Fed sendiri sebetulnya sudah mulai khawatir dari hasil notulen rapat suku bunga the Fed 2 pekan lalu.

Meskipun Fed minutes menyatakan bahwa kenaikan suku bunganya masih bisa berlanjut di tahun ini dan tahun depan, namun situasi investasi AS yang cenderung menurun membuat sisi resesi ekonomi menjadi pertimbangan the Fed untuk antisipasi akibat perang dagang.

Mundurnya petinggi Brexit kemungkinan membawa indeks dolar sedikit membaik, namun tidak besar, di mana inflasi China pagi ini akan menjadi penentu sentimen pasar uang selanjutnya, apakah perang dagang segera membawa korban ekonomi baru atau tidak. Seperti kita ketahui bahwa China sudah mempersiapkan diri likuiditasnya demi antisipasi perang dagang yang bisa menurunkan daya beli konsumennya. Peluang penguatan indeks dolar memang masih terbuka lebar jika data inflasi China memburuk.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

March 19, 2019

FOMC Meeting Ditunggu, Perdagangan Forex Mendatar Hingga Selasa Pagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dolar AS sedikit berubah terhadap sejumlah mata uang pada hari Senin, di dekat level terendah dua minggu, karena kehati-hatian pasar tentang ekonomi AS dan ekspektasi untuk Federal Reserve yang akomodatif membuat…
March 19, 2019

Inggris : Tensi Brexit Dapat MEMICU PEMANGKASAN INVESTASI Bisnis Terbesar Dalam 10 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Perusahaan-perusahaan Inggris menyiapkan pemangkasan investasi terbesar dalam 10 tahun terakhir pada 2019 akibat Brexit. Bahkan jika Perdana Menteri Theresa May mendapatkan kesepakatan untuk memudahkan Inggris keluar…
March 19, 2019

AS : Sentimen DOVISH Terhadap FED RATE Kembali Muncul Untuk Pekan Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dalam beberapa hari terakhir, muncul ekspektasi di pasar bahwa The Federal Reserves (The Fed) akan menahan suku bunga acuan dalam rapat pekan ini. Bahkan bukan tidak mungkin Jerome 'Jay' Powell dan kolega menurunkan…
March 19, 2019

Jepang : Data Ekspor Dirilis MENURUN 3 Bulan Berturut-turut ... Apakah Perlambatan Ekonomi Juga Mulai MENGHANTAM Jepang ?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Nilai ekspor Jepang turun di Februari 2019. Ini berarti, dalam 3 bulan berturut-turut, ekspor Negeri Sakura tersebut turun. Tak hanya ekspor, impor Jepang juga mengalami penurunan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran…
March 18, 2019

Inggris : Theresa May Ultimatum Parlemen Inggris Setujui Kesepakatan Brexit atau Bersiap Tertunda Lebih Lama !

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/03/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May mengultimatum anggota parlemen untuk menyetujui perjanjian perceraian Brexit atau tidak menyetujui perjanjian perceraian dan mengakibatkan perpisahan dengan Uni Eropa ditunda lebih…