ForexSignal88.com l Jakarta, 29/03/2019 – Dolar AS melonjak terhadap para pesaingnya pada Kamis (28/3), mengabaikan data yang menunjukkan perlambatan ekonomi domestik, karena penurunan pound sterling menawarkan dukungan.

Para pembuat undang-undang Inggris sekarang akan memilih bagian dari kesepakatan Brexit yang diajukan perdana menteri setelah pemungutan suara kemarin pada sejumlah opsi untuk Brexit, gagal untuk memecahkan kebuntuan saat ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, berakhir naik 0,352% menjadi 96,805 (data MetaTrader).

Produk domestik bruto AS meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,2% pada periode Oktober-Desember, Departemen Perdagangan mengatakan pada Kamis. Ekonom mengharapkan tingkat pertumbuhan adalah 2,4%.

Namun greenback berhasil menahan sebagian besar penguatannya berkat penurunan pound karena pemungutan suara Brexit kemarin gagal memenangkan dukungan mayoritas, menjaga batas waktu Brexit saat ini di tempatnya.

Perdana Menteri Theresa May akan meminta anggota parlemen Inggris pada hari Jumat untuk memberikan suara pada satu bagian dari perjanjian Brexit, Perjanjian Penarikan, yang menetapkan ketentuan kepergian Inggris dari Uni Eropa selama periode transisi, tanggal Inggris meninggalkan Uni Eropa hingga akhir 2020.

GBPUSD berakhir turun 1,15% di $1,3039 dan EURUSD ditutup turun 0,18% menjadi $1,1225.

Uni Eropa mengatakan hanya akan memberikan penundaan Brexit hingga 22 Mei jika anggota parlemen mendukung kesepakatan. Jika gagal, Brexit hanya akan ditunda hingga 12 April.

May bertaruh bahwa kelompok garis keras Brexit di partainya dapat melakukan pemanasan dengan ide yang mendukung kesepakatan tersebut, untuk mendapatkan suara dalam fase berikutnya dari negosiasi Brexit. Perdana menteri Inggris itu mengatakan kemarin bahwa dia akan mundur jika kesepakatannya disetujui.

Berita Forex Lainnya

September 18, 2019

Uni Eropa: Diluar Ekspektasi, Laporan ZEW Jerman Ternyata Dirilis Cukup Oke

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – Laporan ZEW yang mengisyaratkan perbaikan sentimen ekonomi Jerman. Namun, risiko ekonomi kawasan ini masih cukup besar. Lembaga riset Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) melaporkan bahwa indeks sentimen…
September 18, 2019

Kubu FED Cut Rate Vs Steady Rate, Kira-kira Siapa Pemenangnya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – The Federal Reserve menggelar pertemuan dua hari dimulai sejak Selasa (17/9) hingga Rabu (18/9) waktu Amerika Serikat (AS). Bank Sentral AS ini diprediksi akan menggunting suku bunga meski di tubuh The Fed sendiri…
September 17, 2019

Indeks US Dollar 'REBOUND' di Sesi Perdagangan Awal Pekan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) rebound karena investor mencerna data ekonomi terbaru yang keluar ternyata lebih baik dari perkiraan. Sentimen konsumen rebound…
September 17, 2019

China: Perlambatan Ekonomi Semakin Terasa di Berbagai Sektor

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Perlambatan ekonomi Tiongkok semakin mendalam. Indikasinya dari data ekonomi terbaru China yakni pertumbuhan produksi industri pada bulan Agustus 2019 yang terlemah dalam 17,5 tahun terakhir. Efek perang dagang dengan…
September 17, 2019

Ketidakpastian Perang Dagang Ternyata Juga Turut Menekan Perekonomian Jerman Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Kiel Institute for the World Economy (IfW) memprediksi, perekonomian Jerman akan jatuh ke jurang resesi pada kuartal yang tengah berjalan saat ini. Terkait hal itu, IfW memangkas prediksi pertumbuhan untuk negara…