ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Dolar AS menguat terhadap para rivalnya pada hari Senin, dibantu oleh penurunan tajam dan drastis yang dialami pound sterling.

Mata uang Inggris tersebut anjlok posisi terendah 21-bulan setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May membatalkan pemungutan suara untuk kesepakatan Brexit yang sebelumnya dijadwalkan untuk digelar hari ini, meningkatkan ketidakpastian lebih lanjut tentang keluarnya negara itu dari Uni Eropa.

PM May membatalkan pemungutan suara parlemen, menundanya hingga kemudian hari tanpa keterangan lebih lanjut. Ia membatalkannya karena khawatir bahwa kesepakatan itu tidak akan mendapatkan jumlah suara yang diperlukan untuk lolos di parlemen, di tengah ketidaksepakatan di antara para anggota parlemen Inggris mengenai masalah perbatasan Irlandia alias backstop.

PM May berusaha untuk meyakinkan parlemen bahwa dia akan mencari jaminan hukum tambahan dari Uni Eropa bahwa masalah backstop hanya akan sementara selama negosiasi di Brussels selama beberapa hari ke depan.

Tetapi anggota parlemen Uni Eropa hanya menunjukkan sedikit keinginan untuk melunakkan sikap mereka, menegaskan kembali bahwa tidak ada negosiasi ulang bagi kesepakatan Brexit.

"Kami tidak akan menegosiasikan kembali kesepakatan itu, termasuk backstop, tetapi kami siap untuk membahas bagaimana memfasilitasi ratifikasi Inggris. Seiring berlalunya waktu, kami juga akan membahas kesiapan kami untuk skenario (Brexit) tanpa kesepakatan," kata Komisaris Uni Eropa Donald Tusk.

Pasangan mata uang GBPUSD sempat anjlok 1,98% sebelum berakhir negatif 1,41% di $1,2562, sementara EURUSD berakhir turun 0,48% di $1,1356.

Dolar AS pun menguat terhadap safe haven yen setelah sentimen risiko membaik. USDJPY berakhir positif 0,63% di ¥113,19.

Sebelumnya, dolar AS berada di bawah tekanan dalam sesi perdagangan sepekan terakhir karena ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve mungkin mengadopsi sikap yang kurang agresif pada pengetatan kebijakan moneter untuk tahun depan di tengah ketidakpastian perdagangan dan perlambatan pertumbuhan global.

Keputusan The Fed untuk menghentikan atau mengurangi laju kenaikan suku bunga pada bulan Maret juga akan selaras dengan kemungkinan bahwa ketidakpastian terkait tarif impor produk China yang akan terlihat lagi di sekitar akhir masa tenggang atau ‘gencatan senjata’ perang dagang AS-China selama 90 hari pada 1 Maret.

Pasar futures menyiratkan bahwa para pedagang memperkirakan bank sentral AS akan menaikkan suku bunga pinjaman sebesar seperempat poin pada rapat kebijakan 18-19 Desember menjadi 2,25% hingga 2,50%, menandai kenaikan suku bunga keempat pada 2018.

Namun para pedagang sekarang melihat potensi tidak lebih dari satu kenaikan suku bunga AS pada tahun 2019, menurunkan perkiraan mereka bulan lalu yaitu dua kenaikan suku bunga.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: The Business Times

Share This

Berita Forex Lainnya

June 25, 2019

Nah Loh! Cuitan Pedas Trump Terhadap Kebijakan FED Rate Kembali Berkumandang

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengkritik Federal Reserve pada hari Senin karena tidak memangkas suku bunga acuan pada rapat bulan ini. Kritikan ini menunjukkan Trump terus menjaga tekanannya pada bank sentral AS untuk…
June 25, 2019

Laju Kenaikan GBPUSD Sedikit Tertahan di Sesi Awal Pekan. Kenapa?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Penguatan poundsterling belakangan ini dipicu oleh sikap dovish Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed), bukan dari dalam negeri Inggris. Akibatnya, poundsterling kehabisan tenaga untuk menguat. Setelah The Fed…
June 25, 2019

Sebenarnya Dalam Rangka Apa Trump Berencana ke Korsel Selama Dua Hari? Berikut Penjelasannya!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan akan mengunjungi Korea Selatan akhir pekan ini setelah ia bertukar surat dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Pertemuan ini meningkatkan harapan akan adanya…
June 24, 2019

Pelaku Pasar WAJIB Mencermati Beberapa Sentimen Penggerak Harga di Minggu Ini. Apa Saja Itu?

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Pekan depan sepertinya akan menjadi periode yang sibuk. Banjir rilis data, dialog dagang AS-China, sampai perseteruan AS-Iran menjadi hal-hal yang perlu dicermati pelaku pasar. Ada dua sentimen besar yang menggerakkan pasar keuangan global…
June 24, 2019

Bocoran Trading EURUSD untuk Hari ini

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Markit Purchasing Manager Index (PMI) yang mengukur ke depan menunjukkan segala sesuatu sedang berjalan pada arah yang benar. PMI manufaktur Jerman naik dari dasarnya dengan angka 45.4 dibandingkan dengan 44.3 waktu yang lalu, menunjukkan…