ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali bersamaan dengan masih adanya pengaruh buruk dari krisis Turki yang melanda dunia perdagangan sejak akhir pekan lalu.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanan kepada beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup mendatar di level 1,1345, GBPUSD ditutup melemah di level 1,2695, AUDUSD ditutup mendatar di level 0,7239 dan USDJPY ditutup melemah di level 110,71.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1341, GBPUSD bergerak di level 1,2906, AUDUSD di level 0,7231 dan yen di level 110,54.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit berhasil membaik dengan dukungan sebelumnya bahwa data penjualan eceran AS yang membaik, telah membuat indeks dolar berada di posisi yang menguat sejak akhir pekan lalu hingga saat ini meski Turki mendapatkan suntikan dana dari Qatar sebesar $15,3 milyar. Pasca Trump menjatuhkan tarif baru kepada Turki dengan penambahan tarif bea masuk logam Turki pada akhir pekan lalu, memunculkan kegaduhan di pasar uang global dengan kekhawatiran gagal bayar yang akan melanda Turki, sehingga safe haven dolar terus melanda pasar uang hingga saat ini.

Kekhawatiran ini muncul karena mata uang Lira anjlok cukup besar sejak pekan kemarin hanya turun 45%, sehingga memunculkan sisi kekhawatiran investor bahwa Turki bisa mengalami kondisi buruk yaitu ancaman gagal bayar terhadap hutang-hutangnya yang terus menumpuk. Krisis Turki telah membawa dampak baru kepada pergerakan mata uang dunia hingga saat ini.

Semua mata uang dunia terimbas runtuhnya Lira, khususnya euro dan pound serta dolar Australia karena Turki sedang berhubungan erat dengan Uni Eropa dan China serta Rusia, ditambah lagi inflasi Turki mulai naik namun suku bunga Turki dibiarkan rendah karena tekanan dari pemerintah Turki, sehingga beban hutang dalam bentuk dolar AS makin menumpuk.

Sejauh ini pihak ketiga seperti Qatar sudah melakukan bailout atau membantu Turki, sehingga gejolak pasar uang juga masih berusaha diredam terjadinya, namun arah safe haven dolar masih terus berlangsung

Harapannya bank sentral Turki segera mengambil tindakan meredam gejolak tersebut, namun sayang beberapa aksi bank sentral mereka kurang mendapat respon oleh pasar. Harapan tinggal pada data ekonomi AS yang akan rilis nanti malam, jika memburuk ada peluang greenback mendapat tekanan.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

March 19, 2019

FOMC Meeting Ditunggu, Perdagangan Forex Mendatar Hingga Selasa Pagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dolar AS sedikit berubah terhadap sejumlah mata uang pada hari Senin, di dekat level terendah dua minggu, karena kehati-hatian pasar tentang ekonomi AS dan ekspektasi untuk Federal Reserve yang akomodatif membuat…
March 19, 2019

Inggris : Tensi Brexit Dapat MEMICU PEMANGKASAN INVESTASI Bisnis Terbesar Dalam 10 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Perusahaan-perusahaan Inggris menyiapkan pemangkasan investasi terbesar dalam 10 tahun terakhir pada 2019 akibat Brexit. Bahkan jika Perdana Menteri Theresa May mendapatkan kesepakatan untuk memudahkan Inggris keluar…
March 19, 2019

AS : Sentimen DOVISH Terhadap FED RATE Kembali Muncul Untuk Pekan Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dalam beberapa hari terakhir, muncul ekspektasi di pasar bahwa The Federal Reserves (The Fed) akan menahan suku bunga acuan dalam rapat pekan ini. Bahkan bukan tidak mungkin Jerome 'Jay' Powell dan kolega menurunkan…
March 19, 2019

Jepang : Data Ekspor Dirilis MENURUN 3 Bulan Berturut-turut ... Apakah Perlambatan Ekonomi Juga Mulai MENGHANTAM Jepang ?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Nilai ekspor Jepang turun di Februari 2019. Ini berarti, dalam 3 bulan berturut-turut, ekspor Negeri Sakura tersebut turun. Tak hanya ekspor, impor Jepang juga mengalami penurunan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran…
March 18, 2019

Inggris : Theresa May Ultimatum Parlemen Inggris Setujui Kesepakatan Brexit atau Bersiap Tertunda Lebih Lama !

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/03/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May mengultimatum anggota parlemen untuk menyetujui perjanjian perceraian Brexit atau tidak menyetujui perjanjian perceraian dan mengakibatkan perpisahan dengan Uni Eropa ditunda lebih…