ForexSignal88.com l Jakarta, 31/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih akam mengalami saat-saat koreksinya mengingat perang dagang makin meluas.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1663, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3281, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7569 dan USDJPY ditutup menguat di level 108,88.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1652, GBPUSD bergerak di level 1,3292, AUDUSD di level 0,7566 dan yen di level 108,65.

Sebelumnya di perdagangan kemarin, indeks dolar AS sempat diperdagangkan melemah sebagai ilustrasi titik akhir dari penguatan mata uang AS tersebut yang sudah berlangsung sejak bulan lalu. Indeks dolar tergelincir karena beberapa data ekonomi AS semalam tidak mendukung dolar AS sendiri untuk menguat, disamping itu data tingkat pengangguran Jerman juga membaik, sehingga euro juga membuat titik beli lagi.

Konflik Italia tampaknya juga mulai mereda berkat kerja cepat PM Carlo Cotarelli, meski dirinya merupakan pemimpin bentukan, namun sedikit berhasil meredakan kondisi politik yang memanas di Italia dengan bukti imbal hasil Italia bisa turun 100 basis poin, meski masih di area kritis bagi investor.

Italia menghadapi dualisme kepemimpinannya, di mana kelompok pemerintah baru yang anti euro dan kelompok pemerintah lama yang pro terhadap euro. Keduanya saling serang, sehingga dikhawatirkan percepatan pemilu akan terselenggara dengan perkiraan kelompok yang anti euro bisa memenangkannya, sehingga ancaman stabilitas ekonomi zona euro makin dipertanyakan.

Indeks dolar memang sedang menghadapi cobaan kembali dengan memanasnya lagi perang dagang. Pemerintah AS berencana akan mengenakan tarif baru bagi bea masuk produk baja dan alumunium asal Uni Eropa. Masalah dengan China belum usai, kebijakan proteksi Trump berkembang ke wilayah lain. Sebelumnya Gedung Putih mengenakan tarif baru sebesar 25% bagi produk-produk asal China dengan basis tekonologi tinggi dengan nilai sekitar $50 milyar, karena AS menganggap bahwa produk-produk tersebut mengandung unsur pencurian hak intelektual dari AS.

Selain masalah perang dagang yang bisa menghambat indeks dolar, pertemuan antara Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dengan utusan khusus Korea Utara Jenderal Kim Jong Chol sedang berlangsung di New York dengan tema denuklirisasi Korea Utara. Jika pertemuan tersebut menghasilkan komunike positif, maka indeks dolar akan membaik jelang data core PCE nanti malam.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

March 19, 2019

FOMC Meeting Ditunggu, Perdagangan Forex Mendatar Hingga Selasa Pagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dolar AS sedikit berubah terhadap sejumlah mata uang pada hari Senin, di dekat level terendah dua minggu, karena kehati-hatian pasar tentang ekonomi AS dan ekspektasi untuk Federal Reserve yang akomodatif membuat…
March 19, 2019

Inggris : Tensi Brexit Dapat MEMICU PEMANGKASAN INVESTASI Bisnis Terbesar Dalam 10 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Perusahaan-perusahaan Inggris menyiapkan pemangkasan investasi terbesar dalam 10 tahun terakhir pada 2019 akibat Brexit. Bahkan jika Perdana Menteri Theresa May mendapatkan kesepakatan untuk memudahkan Inggris keluar…
March 19, 2019

AS : Sentimen DOVISH Terhadap FED RATE Kembali Muncul Untuk Pekan Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dalam beberapa hari terakhir, muncul ekspektasi di pasar bahwa The Federal Reserves (The Fed) akan menahan suku bunga acuan dalam rapat pekan ini. Bahkan bukan tidak mungkin Jerome 'Jay' Powell dan kolega menurunkan…
March 19, 2019

Jepang : Data Ekspor Dirilis MENURUN 3 Bulan Berturut-turut ... Apakah Perlambatan Ekonomi Juga Mulai MENGHANTAM Jepang ?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Nilai ekspor Jepang turun di Februari 2019. Ini berarti, dalam 3 bulan berturut-turut, ekspor Negeri Sakura tersebut turun. Tak hanya ekspor, impor Jepang juga mengalami penurunan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran…
March 18, 2019

Inggris : Theresa May Ultimatum Parlemen Inggris Setujui Kesepakatan Brexit atau Bersiap Tertunda Lebih Lama !

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/03/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May mengultimatum anggota parlemen untuk menyetujui perjanjian perceraian Brexit atau tidak menyetujui perjanjian perceraian dan mengakibatkan perpisahan dengan Uni Eropa ditunda lebih…