ForexSignal88.com l Jakarta, 24/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat sejenak terkait dengan batalnya pertemuan AS dengan China di pekan ini.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1753, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3080, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7287 dan USDJPY ditutup menguat di level 112,52.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1743, GBPUSD bergerak di level 1,3085 AUDUSD di level 0,7276 dan yen di level 112,60.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan membaik dengan pendorong setelah beberapa pelaku pasar masih meneruskan aksi mengoleksi kembali kepemilikannya terhadap dolar AS yang muncul setelah Inggris mencapai kata sepakat dengan Uni Eropa dalam masalah Brexit sehingga suhu ketidakpastian pasca perpisahan tersebut makin menekan mata uang pound dan euro.

Sebelumnya dolar AS gagal menjalankan fungsinya sebagai mata uang safe haven setelah Presiden Trump memberikan tarif baru kepada China dan berbalas dengan tarif juga dari China, sehingga bank sentral China melakukan aksi menurunkan nilai mata uangnya demi mencegah dolar AS menguat. Aksi ini dilakukan guna mencegah turunnya kinerja ekonomi China.

Sebelumnya pasar ingin agar masalah Trump ini bisa diselesaikan di meja perundingan, namun sayang keputusan Trump sudah jatuh karena Beijing tidak mau tunduk dan bernegosiasi. Beijing sendiri juga sedang melakukan serangkaian usaha menekan AS juga agar tidak semena-mena, sehingga tensi perang dagang ini sedikit banyak membuat bingung pelaku pasar.

Diharapkan pekan ini kedua belah pihak bisa bertemu, namun hingga saat ini, tanda-tanda ingin bertemu keduanya juga tidak ada sinyal sekalipun, sehingga bisa kita melihat di saat pasar keuangan Jepang dan China libur hari ini, kondisi dolar masih terus berupaya menekan mata uang asing, ditambah lagi masalah Brexit yang makin membuat suhu ketidakpastian di Inggris makin tinggi, makin menekan usaha pemulihan pound.

Euro sendiri masih sulit positif mengingat tensi perang dagang yang meningkat telah berhasil meenurunkan kinerja manufaktur Uni Eropa di bulan lalu. Yen sendiri juga sulit berkembang disaat masalah perang dagang.

Proses likuiditas ini kemungkinan besar berlangsung disaat perang tarif sedang terjadi. Kondisi ini tentu membuat beberapa ekonom dunia memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi negara-negara yang bertikai tarif bisa akan mengalami penurunan kinerja ekonomi sekitar setengah persen tiap tahunnya.

Akan turunnya kinerja ekonomi AS inilah yang membuat investor sedikit pergi dari koleksi mata uang AS tersebut.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

January 16, 2019

BREXIT : Adrenalin Kian 'MEMUNCAK' di Seputar PERTARUHAN TERAKHIR May

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May perlu 318 suara dari 650 anggota parlemen untuk memenangkan proposalnya. Tapi, dukungan untuk meloloskan proposal tersebut kelihatannya hampir tidak ada. Pemerintahan Theresa May…
January 16, 2019

Pemerintah Inggris Kalah Telak, Sterling Berbalik Menguat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2019 – Pound sterling rebound dari posisi terendah terhadap dolar AS sesi perdagangan Selasa di $1,2669. Setelah penurunan cepat terjadi, mata uang Inggris memukul balik dan melakukan rally lebih dari satu sen hingga…
January 15, 2019

Inggris : Posisi May Kembali TERANCAM Voting BREXIT

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May memperingatkan para anggota parlemen bahwa kegagalan melalui Brexit akan menjadi bencana bagi demokrasi. Ia menyampaikan hal itu demi mendapatkan dukungan jelang pemungutan suara di…
January 15, 2019

Dolar AS Mendatar di Tengah Penguatan Yen

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2019 – Greenback bergerak mendatar pada hari Senin saat safe haven yen bergerak naik karena terjadinya penurunan tajam yang tak terduga dalam ekspor China meningkatkan kekhawatiran pasar atas kesehatan ekonomi global. USDJPY…
January 14, 2019

Inggris : Ketidakpastian BREXIT Menurunkan Pertumbuhan Ekonomi ke Level TERENDAH 3 Bulan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/01/2019 – Ekonomi Inggris tumbuh pada laju terlemahnya dalam tiga bulan terakhir hingga November 2018. Data resmi yang dirilis pada Jumat (11/1) pekan kemarin menujukan perlambatan karena pabrik-pabrik terdampak kondisi…