ForexSignal88.com l Jakarta, 14/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin sedikit melemah sejenak terkait dengan akan rendahnya inflasi AS.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanan dari beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1688, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3104, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7189 dan USDJPY ditutup menguat di level 111,94.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1691, GBPUSD bergerak di level 1,3113, AUDUSD di level 0,7189 dan yen di level 112,02.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit kurang membaik dengan pendorong setelah beberapa pelaku pasar masih meneruskan aksi melepas sejenak kepemilikan dolar AS yang muncul pasca data tenaga kerja AS membaik sehingga dukungan utama terhadap kenaikan suku bunga the Fed semakin menguat. Namun adanya suraet Steven Mnuchin, Menteri keuangan AS yang berkirim surat ke China untuk berusaha menghindarkan diri dari perang tarif yang akan dilakukan Trump dalam waktu dekat. Berbarengan dengan surat Mnuchin, ternyata Kanada juga akan segera ikut setuju dalam NAFTA sehingga makin meredakan tensi perang dagang antar negara.

Data inflasi bulan lalu di AS juga sudah menurun kembali, di mana keinginan naiknya suku bunga the Fed makin berkurang, apalagi the Fed masih khawatir dengan masalah tarif yang bisa menurunkan kinerja ekonomi.

Bank sentral Inggris dan Uni Eropa tidak merubah kebijakan suku bunganya, hanya Turki yang menaikkan suku bunganya sehingga mereka berhasil meredam gejolak penguatan dolar AS.

Komentar Trump dan Powell sebelumnya telah membuat perubahan tren yang buruk bagi dolar AS di mana the Fed diharapkan memikirkan kenaikan suku bunganya. Namun faktor hasil data ekonomi AS yang membaik telah menjadi bukti bahwa memang data tidak bisa dikalahkan dengan verbal intervensi sehingga lambat laun dolar AS kembali menguat kembali.

Faktor akan mulai berhasilnya perundingan NAFTA, sangat mendukung upaya greenback untuk melemah lagi di hari ini, mengingat upaya dunia dalam menghindari perang dagang akan berhasil sehingga aksi safe haven dolar AS kembali ditinggalkan jelang AS merilis data inflasinya.

Kondisi tensi perang dagang yang sedikit meningkat memang dan akan membuat aksi safe haven tetap muncul dan tampaknya tren ini sedang berlangsung sepanjang hari ini dengan harapan ini bisa terjaga dengan menguatnya dolar AS.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

February 25, 2020

Beberapa Katalis Fundamental Penggerak Market Forex Selasa 25/02/20

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kepanikan investor menghantam pasar keuangan global di tengah kekhawatiran kemungkinan dampak coronavirus pada pertumbuhan global. Penyakit ini menyebar ke luar Cina, dengan Italia, Korea Selatan, dan Iran melaporkan jumlah kasus terbesar.…
February 25, 2020

GBPUSD: Peluang Trading Forex Selasa 25/02/20

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - GBP/USD diperdagangkan mendekati 1.29, dengan dolar AS memperoleh keuntungan ditengah berita mengenai virus corona. Uni Eropa dan Inggris sedang mempersiapkan pembicaraan resmi post-Brexit minggu depan. Tidak ada satupun yang imun dari…
February 25, 2020

EURUSD: Peluang Trading Forex Selasa 25/02/20

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - EUR/USD diperdagangkan mendekati 1.08 dengan berita-berita mengenai virus corona membebani pasar dengan berat. Dolar AS tetap dibeli orang meskipun imbal hasil AS jatuh. Pada awal, IFO Business Climate Jerman muncul bagus dengan 96.1.…
February 25, 2020

Gawat! Perlahan Tapi Pasti Wabah Corona Mulai Merontokkan Perusahaan-perusahaan Besar Dunia

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/02/2020 – Wabah virus corona (covid-19) yang mulai bergaung keras mulai memberi pukulan bagi sederet industri di dunia. Merujuk artikel New York Times, Jumat (21/2) lalu setidaknya perusahaan maskapai dunia telah merasakan…
February 25, 2020

Kuroda: Ekonomi Jepang Masih Bertumbuh Walau Moderat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/02/2020 – Gubernur Bank of Japan (BoJ) Haruhiko Kuroda mengekspresikan pandangan bahwa pelemahan Yen belakangan ini bukan karena outlook ekonomi memburuk, melainkan diakibatkan oleh dinamika penguatan Dolar AS. Dalam komunikasi…