ForexSignal88.com l Jakarta, 17/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS akan masuk ke dalam ruang aksi ambil untungnya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1806, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3485, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7514 dan USDJPY ditutup menguat di level 110,38.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1813, GBPUSD bergerak di level 1,3551, AUDUSD di level 0,7527 dan yen di level 110,29.

Sebelumnya di perdagangan semalam, indeks dolar AS diperdagangkan menguat lagi untuk tetap bertahan di dekat level tertinggi 4 setengah bulannya diiringi dengan masih bertahannya juga imbal hasil obligasi pemerintah AS yang masih di atas level 3% yang merupakan level psikologis tertinggi hampir dalam 7 tahun terakhir.

Data aktivitas industri AS seakan ada konfirmasi secara pasti bahwa indeks dolar harus menguat karena dukungan kepada naiknya suku bunga the Fed bulan depan makin membesar. Kondisi dolar AS pagi ini sedikit tertahan penguatannya, namun tidak terlalu besar karena investor melihat data pesanan mesin Jepang yang turun dan data tenaga kerja Australia yang juga mengalami perbaikannya, membuat mata uang AS tersebut sedikit mengalami aksi ambil untungnya sejenak.

Sejak data tenaga kerja AS di periode lalu memang mengisyaratkan terhadap ruang pendorong bagi the Fed untuk makin memperketat dan memantau perkembangan kinerja ekonominya yang kian lama kian memanas. Sayangnya, memang suku bunga di Juni masih naik, namun di September dan Desember masih dipertanyakan investor sehingga penguatan indeks dolar juga tidak terlalu besar.

Data klaim pengangguran mingguan AS malam ini menjadi topik utama hari ini di mana diperkirakan membaik sehingga investor pun masih bisa melakukan beli dolar AS jika data tersebut membaik nanti malam.

Indeks dolar mungkin bisa terbatas kenaikannya hari ini di mana potensi proses lanjutan denuklirisasi Korea Utara yang akhir-akhir memberi isyarat bahwa Korea Utara akan mindur dari proses tersebut. Potensi safe haven bisa muncul jika proses ini gagal.

Permasalahan politik di Italia juga masih bisa membatasi pergerakan positif euro. Sedangkan persetujuan parlemen Inggris mengenai kesepakatan kepabeanan pasca Brexit akan membuka peluang bagi pound untuk menjadi salah satu alternatif beli di pasar uang.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

October 22, 2019

Rilis Data Ekspor Negeri Sakura 'MELOROT' Selama 10 Bulan Berturut-turut

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/10/2019 – Ekspor Jepang pada September terkontraksi selama 10 bulan berturut-turut, meningkatkan spekulasi bahwa bank sentral akan melonggarkan kebijakan moneter segera setelah pekan depan untuk menghadapi peningkatan risiko di…
October 22, 2019

Euro Memang Terlihat Naik Secara Teknikal, Namun Secara Fundamental 'BELUM TENTU'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/10/2019 – Sejatinya euro telah mengalami pelemahan yang panjang terhadap dollar AS, karena pertumbuhan ekonomi Uni Eropa yang melemah. Ditambah lagi, pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB) dan pembelian asset…
October 21, 2019

Mau Tahu Berapa Jumlah Anggaran 'FENOMENAL' Pasca Brexit? Berikut Ulasannya!

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.com - Para pemimpin Uni Eropa membahas perumusan anggaran baru pada Jumat (18/10) pekan kemarin yang memungkinkan mereka menghabiskan dana hingga 1,1 triliun euro atau setara £ 952 miliar dalam periode 2021 -2027. Namun rencana tersebut…
October 21, 2019

Kuroda: Suku Bunga Negatif Akan Menjadi 'INSTRUMEN UTAMA'

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/10/2019 – Untuk Menghadapi Peningkatan Risiko di Luar Negeri* Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengungkapkan Bank of Japan akan menurunkan suku bunga tenor pendek hingga menengah jika diperlukan untuk melonggarkan…
October 21, 2019

IMF: Dampak Perang Dagang AS Vs China Terhadap Ekonomi Dunia

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.com - Dampak dari perang dagang Amerika Serikat dengan China bisa mengurangi porsi perekonomian global sebanyak perekonomian Swiss. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pelaksana IMF Kristalina Georgiva. "Pada 2020, besaran tarif yang sudah…