ForexSignal88.com l Jakarta, 01/04/2019 – Dolar AS beranjak lebih tinggi pada hari Jumat (29/3) karena data ekonomi yang sebagian besar suram tidak banyak menambahkan narasi perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Penurunan pound sterling pun mendukung greenback karena kesepakatan Brexit Perdana Menteri Theresa May menderita kekalahan untuk ketiga kalinya di parlemen secara berturut-turut.

Indeks dolar AS, yang mengukur kinerja greenback terhadap perdagangan-tertimbang dari enam mata uang utama, berakhir naik 0,015% menjadi 96,82 (data MetaTrader).

Trio laporan yang menunjukkan rebound dalam penjualan rumah baru, inflasi yang lemah dan pengeluaran konsumen yang lebih lemah, sedikit menambah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunga, yang kemungkinan akan memberikan tekanan pada greenback.

Ukuran inflasi yang disukai Federal Reseve yaitu indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), tidak termasuk makanan dan energi, melambat menjadi 1,8% dalam 12 bulan sampai Januari, di bawah perkiraan ekonom sebesar 1,9%.

Pengeluaran konsumen, yang menyumbang lebih dari dua pertiga kegiatan ekonomi AS, melambat menjadi 0,1% pada Januari, kata Departemen Perdagangan AS.

Departemen tersebut juga mengatakan penjualan rumah baru naik 4,9% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 667.000 unit bulan lalu, di atas perkiraan para ekonom.

"Jelas penurunan baru-baru ini dalam tingkat hipotek telah memberi makan ke beberapa peningkatan selera pembelian," kata BMO dalam catatan klien.

Berita Forex Lainnya

September 18, 2019

Uni Eropa: Diluar Ekspektasi, Laporan ZEW Jerman Ternyata Dirilis Cukup Oke

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – Laporan ZEW yang mengisyaratkan perbaikan sentimen ekonomi Jerman. Namun, risiko ekonomi kawasan ini masih cukup besar. Lembaga riset Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) melaporkan bahwa indeks sentimen…
September 18, 2019

Kubu FED Cut Rate Vs Steady Rate, Kira-kira Siapa Pemenangnya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – The Federal Reserve menggelar pertemuan dua hari dimulai sejak Selasa (17/9) hingga Rabu (18/9) waktu Amerika Serikat (AS). Bank Sentral AS ini diprediksi akan menggunting suku bunga meski di tubuh The Fed sendiri…
September 17, 2019

Indeks US Dollar 'REBOUND' di Sesi Perdagangan Awal Pekan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) rebound karena investor mencerna data ekonomi terbaru yang keluar ternyata lebih baik dari perkiraan. Sentimen konsumen rebound…
September 17, 2019

China: Perlambatan Ekonomi Semakin Terasa di Berbagai Sektor

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Perlambatan ekonomi Tiongkok semakin mendalam. Indikasinya dari data ekonomi terbaru China yakni pertumbuhan produksi industri pada bulan Agustus 2019 yang terlemah dalam 17,5 tahun terakhir. Efek perang dagang dengan…
September 17, 2019

Ketidakpastian Perang Dagang Ternyata Juga Turut Menekan Perekonomian Jerman Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Kiel Institute for the World Economy (IfW) memprediksi, perekonomian Jerman akan jatuh ke jurang resesi pada kuartal yang tengah berjalan saat ini. Terkait hal itu, IfW memangkas prediksi pertumbuhan untuk negara…