ForexSignal88.com l Jakarta, 05/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat jelang data nonfarm payroll rilis nanti malam.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1514, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3021, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7077 dan USDJPY ditutup melemah di level 113,92.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1514, GBPUSD bergerak di level 1,3023 AUDUSD di level 0,7074 dan yen di level 114,00.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan kurang membaik dengan pemicu pelaku pasar yang mulai melepas kepemilikan dolar ketika yield obligasi AS sudah berada di level terbaik sejak 2011. Situasi ini muncul juga disebabkan pasar menantikan rilis data tenaga kerja sehingga sedikit menahan dahaga memiliki surat hutang AS tersebut.

The Fed sudah menaikkan suku bunganya sebesar 25 bps menjadi 2,25% pekan lalu dan kemungkinan besar masih akan melakukan sekali lagi tahun ini. Ketua Fed Jerome Powell menyatakan bahwa ekonomi AS masih butuh kenaikan suku bunganya sehingga lebih lanjut kenaikan masih akan ada kepastiannya. Ini merupakan sedikit himbauan agar dolar tidak terlalu menguat lebih besar pasca kenaikan suku bunganya. Dan Powell juga memberikan deklarasi kepada pasar setidaknya suku bunga Fed akan bergerak di atas 3% dalam waktu dekat. Ini semua karena kondisi ekonomi AS yang kuat.

Penguatan dolar juga berkat membaiknya data ekonomi AS serta rencana pemangkasan defisit anggaran Italia yang kemungkinan bisa membuat euro mengalami tekanan lebih besar. Yen masih tertekan akibat aksi safe haven Italia tersebut serta rencana Jepang dengan AS yang akan bertemu lagi.

Sebelumnya dolar AS gagal menjalankan fungsinya sebagai mata uang safe haven setelah Presiden Trump memberikan tarif baru kepada China dan berbalas dengan tarif juga dari China, sehingga bank sentral China dan beberapa bank sentral lainjya melakukan aksi menurunkan nilai mata uangnya demi mencegah dolar AS menguat. Aksi ini dilakukan guna mencegah turunnya kinerja ekonomi China dan negara lainnya.

Sebetulnya pasar ingin bank sentral lain ikut melakukan usahanya menaikkan suku bunganya. Harapannya permasalahan penguatan dolar juga akan segera berakhir agar Trump tidak mengeluarkan komentar kembali. China sedang libur panjang pasar keuangannya, seakan memberi ruang kepada dolar untuk leluasa menguat suatu saat.

Dolar sendiri berusaha bertahan menguat jelang rilis data tenaga kerja AS yang akan keluar hari ini.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

June 25, 2019

Nah Loh! Cuitan Pedas Trump Terhadap Kebijakan FED Rate Kembali Berkumandang

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengkritik Federal Reserve pada hari Senin karena tidak memangkas suku bunga acuan pada rapat bulan ini. Kritikan ini menunjukkan Trump terus menjaga tekanannya pada bank sentral AS untuk…
June 25, 2019

Laju Kenaikan GBPUSD Sedikit Tertahan di Sesi Awal Pekan. Kenapa?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Penguatan poundsterling belakangan ini dipicu oleh sikap dovish Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed), bukan dari dalam negeri Inggris. Akibatnya, poundsterling kehabisan tenaga untuk menguat. Setelah The Fed…
June 25, 2019

Sebenarnya Dalam Rangka Apa Trump Berencana ke Korsel Selama Dua Hari? Berikut Penjelasannya!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan akan mengunjungi Korea Selatan akhir pekan ini setelah ia bertukar surat dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Pertemuan ini meningkatkan harapan akan adanya…
June 24, 2019

Pelaku Pasar WAJIB Mencermati Beberapa Sentimen Penggerak Harga di Minggu Ini. Apa Saja Itu?

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Pekan depan sepertinya akan menjadi periode yang sibuk. Banjir rilis data, dialog dagang AS-China, sampai perseteruan AS-Iran menjadi hal-hal yang perlu dicermati pelaku pasar. Ada dua sentimen besar yang menggerakkan pasar keuangan global…
June 24, 2019

Bocoran Trading EURUSD untuk Hari ini

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Markit Purchasing Manager Index (PMI) yang mengukur ke depan menunjukkan segala sesuatu sedang berjalan pada arah yang benar. PMI manufaktur Jerman naik dari dasarnya dengan angka 45.4 dibandingkan dengan 44.3 waktu yang lalu, menunjukkan…