ForexSignal88.com l Jakarta, 02/10/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah pasca Kanada dan AS capai kesepakatan dagang.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1577, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3038, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7223 dan USDJPY ditutup menguat di level 113,96.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1577, GBPUSD bergerak di level 1,3046 AUDUSD di level 0,7231 dan yen di level 113,87.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit membaik dengan pendorong setelah beberapa pelaku pasar kembali melakukan aksinya untuk mengoleksi kembali kepemilikan dolar AS yang muncul setelah Fed meeting yang memutuskan kenaikan suku bunga yang ketujuh pasca krisis 2008 sejak dimulai Desember 2015 sebesar 25 bps menjadi 2,25%.

Ketua Fed Jerome Powell menyatakan bahwa ekonomi AS masih butuh kenaikan suku bunganya sehingga lebih lanjut kenaikan masih akan ada kepastiannya. Kondisi ini sempat membuat Presiden Trump mengeluarkan komentar dimana dirinya kurang suka dengan kenaikan suku bunga the Fed, di mana Trump beranggapan bahwa situasi ini akan dimanfaatkan pihak luar AS dengan memanfaatkan defisit perdagangan yang makin melebar sehingga makin sewenang-wenang terhadap AS.

Sepertinya ini merupakan sedikit himbauan agar dolar tidak terlalu menguat lebih besar pasca kenaikan suku bunganya. Namun ada data yang mendukung kenaikan ada pula yang tidak sehingga dolar juga sempat tertahan penguatannya.

Sebelumnya dolar AS gagal menjalankan fungsinya sebagai mata uang safe haven setelah Presiden Trump memberikan tarif baru kepada China dan berbalas dengan tarif juga dari China, sehingga bank sentral China dan beberapa bank sentral lainjya melakukan aksi menurunkan nilai mata uangnya demi mencegah dolar AS menguat. Aksi ini dilakukan guna mencegah turunnya kinerja ekonomi China dan negara lainnya.

Sebetulnya pasar ingin bank sentral lain ikut melakukan usahanya menaikkan suku bunganya. Harapannya permasalahan penguatan dolar juga akan segera berakhir agar Trump tidak mengeluarkan komentar kembali. Namun sayang libur panjangnya pasar keuangan China seakan memberi ruang kepada dolar untuk leluasa menguat suatu saat. Harapannya bank sentral China akan mengambil tindakan bantuan penyelamatan ekonomi sehingga dolar bisa diredam penguatannya.

Faktor Kanada yang mencapai kesepakatan dagang dengan AS tentu membuat posisi tawar dolar AS makin kuat sehingga potensi penguatan dolar juga memang masih ada kelanjutannya.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

June 05, 2020

Peningkatan Stimulus ECB Menguatkan Euro dan Menekan Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dolar AS jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah momentum penguatan euro setelah Bank Sentral Eropa (ECB) meningkatkan stimulus untuk membangkitkan ekonomi kawasan yang…
June 05, 2020

Kerusakan Kegiatan Ekonomi Australia Tidak Separah yang Diproyeksikan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Hasil rilis data pertumbuhan ekonomi (produk domestik bruto/PDB) Australia kuartal I-2020 menunjukkan kontraksi atau minus 0,3% quarter-on-quarter (qoq). Namun demikian, hasil rilis tersebut masih lebih bagus dari…
June 05, 2020

Carut Marut! Hongkong Rentan Ditinggalkan Oleh Para Investor Global

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Beberapa perusahaan global sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan beberapa operasi keuangan mereka keluar dari Hong Kong. Para bankir senior di sana mengatakan, ini seiring langkah Amerika Serikat (AS) yang…
June 05, 2020

Wow! Jerman Luncurkan Paket Stimulus Corona Senilai 130 Miliar Euro

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Setelah perundingan non-stop dua hari, Kanselir Angela Merkel akhirnya Rabu malam (3/6) mengumumkan, Jerman akan meluncurkan paket stimulus ekonomi baru senilai 130 miliar euro untuk membangkitkan kembali perekonomian…
June 04, 2020

EURUSD: Peluang Trading Forex 040620

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - EUR/USD sempat diperdagangkan turun dari ketinggian 1.12.Salah satu penyebab turunnya EUR/USD dari level tertinggi sejak bulan Maret, adalah gagalnya pembicaraan antara pemerintah Jerman dengan para partner koalisinya. Partai kanan tengah…