ForexSignal88.com l Jakarta, 04/01/2019 – Mata uang safe haven yen Jepang terus menekan dolar AS dan euro pada hari Kamis karena para investor berusaha mendapatkan keamanan yang ditawarkan mata uang tersebut setelah terdengar peringatan pendapatan yang mengejutkan dari Apple Inc yang memperburuk kekhawatiran pasar tentang perlambatan ekonomi China dan global.

Dolar AS berakhir negatif 1,14 persen terhadap yen di ¥107,62, sementara euro berakhir 0,72 persen lebih rendah terhadap yen di ¥122,66.

Yen telah melonjak lebih dari 5 persen dalam lima minggu terakhir di tengah memuncaknya kekhawatiran pasar terhadap arah atau prospek ekonomi global.

Juan Perez, pedagang mata uang senior di Tempus Consulting, di Washington, menjelaskan bahwa yen Jepang adalah aset safe haven yang disukai pasar ketika dunia tampaknya berada dalam kekacauan.

Perez menambahkan bahwa banyak hal tetap konsisten di Jepang meskipun pertumbuhan ekonominya secara keseluruhan biasa saja dan tetap dengan situasi inflasi yang lesu tetapi situasi politik Jepang stabil dan memiliki surplus neraca berjalan sementara seluruh dunia tampaknya terdampak oleh kebuntuan perdagangan AS-China.

Yen secara tradisional berperan menjadi mata uang utama di saat-saat timbul tekanan karena para pedagang percaya para investor Jepang yang memarkir dananya di luar negeri akan bergegas kembali ke Jepang ketika pasar global mengalami gejolak.

Sebelumnya di sesi Kamis, yen sempat melonjak cepat 3,8 persen terhadap dolar AS setelah serbuan trading order otomatis memicu pergerakan besar di pasar Asia yang bervolume tipis.

Waktu antara penutupan New York dan pembukaan Asia terkenal tipis ditambah dengan kombinasi liburnya pasar Jepang dan berita Apple yang memukul bursa ekuitas pada awal hari Kamis sehingga timbullah reli tajam yen Jepang, demikian penjelasan Brad Bechtel, kepala global FX di Jefferies.

Para investor ketakutan oleh peringatan Apple Inc tentang lemahnya permintaan iPhone dan bursa saham yang turun secara global. Penetrasi terhadap level teknikal utama di pasar dolar/yen di awal perdagangan Asia pada hari kamis memicu penjualan stop-loss besar-besaran, memaksa para investor untuk menyerahkan pertaruhan mereka melawan yen.

Pelemahan dolar AS baru-baru ini juga mencerminkan kekhawatiran pasar tentang arah ekonomi AS dan perubahan drastis dalam ekspektasi para investor untuk kenaikan suku bunga, dengan banyak pihak sekarang menyebutnya sebagai akhir dari siklus kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Dolar AS pun terjungkal terhadap euro pada hari Kamis setelah Institute for Supply Management (ISM) memaparkan indeks aktivitas manufaktur AS berada pada level terendah sejak November 2016, menyusul penurunan bulanan terbesar sejak Oktober 2008.

Sementara itu dolar Australia, yang nasibnya sangat bergantung pada ekonomi China yang menjadi tujuan pengiriman utama komoditas ekspor Australia, jatuh ke level terendah dalam satu dasawarsa sebelum pulih sedikit pada akhir sesi perdagangan Kamis.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Bloomberg

Share This

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…