ForexSignal88.com l Jakarta, 06/06/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih ingin melemah sejenak.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanannya dari beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1717, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3385, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7615 dan USDJPY ditutup mendatar di level 109,79.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1724, GBPUSD bergerak di level 1,3406, AUDUSD di level 0,7632 dan yen di level 109,84.

Sebelumnya di perdagangan kemarin, indeks dolar AS sempat diperdagangkan melemah sejenak sebagai bentuk dari aksi ambil untung yang terus berlanjut setelah pekan lalu menggapai level terbaik dalam 6 bulan terakhir pasca data tenaga kerja AS yang makin ketat.

Persoalan perang dagang masih terus menekan indeks dolar setelah semua negara sekutu AS yang tergabung dalam G7 tengah menekan Presiden Trump agar segera menunda kebijakan tarif yang menurut mereka dapat mempengaruhi hubungan baik yang sudah terjalin selama ini. Kekhawatiran muncul jika pertemuan tingkat tinggi G7 pada akhir pekan ini bisa berbuntut panjang tekanan keras kepada Presiden Trump, sehingga indeks dolar memang masih berat untuk melawan mata uang utama dunia.

Namun kemungkinan besar sisi penguatan indeks dolar akan muncul lagi dengan melihat perkembangan kondisi latar belakang ekonomi AS yang lebih bagus daripada ekonomi negara maju lainnya.

Data tenaga kerja AS dan aktivitas manufaktur AS periode lalu di mana pengaruhnya masih terlihat berkembang secara berkelanjutan di mana ekonomi AS sudah masuk kategori ekonomi yang sedang memanas, sehingga butuh pendinginan situasi sehingga biasanya kondisi seperti ini akan membuat mata uangnya dicari investor alias akan menguat.

Masalah normalisasi kebijakan moneter akan menjadi titik utama dari dolar AS untuk membuat penguatannya lagi karena belum ada satupun bank sentral utama negara maju yang bisa melakukan kebijakan seperti the Fed tersebut. Hari ini pasar akan melihat apakah masalah inflasi dunia yang muncul, bisa membuat indeks dolar bertahan atau tidak di saat data minyak akan rilis nanti malam.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…