Bank sentral merupakan ancaman nyata bagi Bitcoin. Bank sentral pada umumnya bertugas untuk menjaga stabilitas harga, nilai mata uang, sektor perbankan, dan sistem finansial secara keseluruhan. Guna melakukannya, bank sentral menggunakan berbagai instrumen kebijakan moneter. Suku bunga acuan dan giro wajib minimum merupakan contohnya.

Katakanlah jumlah uang beredar (uang resmi yang diterbitkan oleh bank sentral) terlalu banyak, sehingga menyebabkan inflasi naik tak karuan. Bank sentral biasanya akan mengerek tingkat suku bunga acuan yang pada akhirnya menaikkan suku bunga deposito.

Pada akhirnya, masyarakat akan tertarik untuk menyimpan dana yang dimiliki di sistem perbankan, mengurangi jumlah uang beredar dan menekan tingkat inflasi ke level yang sehat.

Perlu diketahui bahwa cryptocurrency merupakan mata uang digital yang tak diciptakan oleh bank sentral. Lantas, peredarannya juga tak bisa dikendalikan oleh bank sentral.

Di beberapa negara, Bitcoin memang sudah digunakan sebagai alat pembayaran. Namun, pengunaannya tak pernah kelewat populer. Mata uang konvensional masih menjadi raja, termasuk di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang.

Jika cryptocurrency kelewat populer penggunaannya, besar kemungkinan bank sentral di negara bersangkutan akan membuatnya sedekat mungkin dengan mata uang konvensional. Hal ini dilakukan guna membuat masyarakat meninggalkan cryptocurrency dan kembali ke pangkuan mata uang konvensional yang peredarannya bisa dikontrol oleh bank sentral.

Salah satu keunggulan cryptocurrency adalah pengunanya bisa berada di bawah radar (tak terdeteksi/terlacak) ketika melakukan transaksi, berbeda dengan penggunaan sistem perbankan yang bisa dengan mudahnya dilacak. Poin eksklusif inilah yang berpotensi dibabat habis oleh bank sentral.

Masalah peretasan (hacking) menjadi...

Berita Forex Lainnya

September 18, 2019

Uni Eropa: Diluar Ekspektasi, Laporan ZEW Jerman Ternyata Dirilis Cukup Oke

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – Laporan ZEW yang mengisyaratkan perbaikan sentimen ekonomi Jerman. Namun, risiko ekonomi kawasan ini masih cukup besar. Lembaga riset Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) melaporkan bahwa indeks sentimen…
September 18, 2019

Kubu FED Cut Rate Vs Steady Rate, Kira-kira Siapa Pemenangnya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – The Federal Reserve menggelar pertemuan dua hari dimulai sejak Selasa (17/9) hingga Rabu (18/9) waktu Amerika Serikat (AS). Bank Sentral AS ini diprediksi akan menggunting suku bunga meski di tubuh The Fed sendiri…
September 17, 2019

Indeks US Dollar 'REBOUND' di Sesi Perdagangan Awal Pekan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) rebound karena investor mencerna data ekonomi terbaru yang keluar ternyata lebih baik dari perkiraan. Sentimen konsumen rebound…
September 17, 2019

China: Perlambatan Ekonomi Semakin Terasa di Berbagai Sektor

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Perlambatan ekonomi Tiongkok semakin mendalam. Indikasinya dari data ekonomi terbaru China yakni pertumbuhan produksi industri pada bulan Agustus 2019 yang terlemah dalam 17,5 tahun terakhir. Efek perang dagang dengan…
September 17, 2019

Ketidakpastian Perang Dagang Ternyata Juga Turut Menekan Perekonomian Jerman Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Kiel Institute for the World Economy (IfW) memprediksi, perekonomian Jerman akan jatuh ke jurang resesi pada kuartal yang tengah berjalan saat ini. Terkait hal itu, IfW memangkas prediksi pertumbuhan untuk negara…