ForexSignal88.com l Jakarta, 13/03/2019 – Dolar AS memangkas sebagian penguatannya terhadap yen Jepang dan memperpanjang kerugiannya terhadap euro setelah indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) AS menunjukkan bahwa inflasi tetap rendah meskipun pasar tenaga kerja ketat, mendukung wacana tidak berubahnya suku bunga Federal Reserve.

Indeks harga konsumen AS naik untuk pertama kalinya dalam empat bulan pada bulan Februari, tetapi laju kenaikannya moderat, menghasilkan kenaikan tahunan terkecil dalam hampir 2½ tahun. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam rivalnya, jatuh dan berakhir turun 0,165 persen di 96,96.

Euro berakhir menguat 0,38 persen terhadap dolar AS, dengan harga terakhir di $1,1287 saat sesi Selasa ditutup. Terhadap yen Jepang, dolar AS menguat 0,13 persen pada 111,33 yen, memangkas kenaikan sebelumnya.

Seperti halnya dolar AS, yen juga bertindak sebagai investasi safe haven di saat terjadi volatilitas pada ranah ekonomi dan politik. Ketika greenback naik nilainya, jumlah yen yang dibutuhkan untuk membeli satu dolar AS pun meningkat.

The Fed mengutip kurangnya tekanan inflasi sebagai salah satu alasan mengapa merasa nyaman untuk menghentikan siklus kenaikan suku bunga. Bank sentral AS menggunakan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi inti (PCE) untuk melacak inflasi terhadap target 2 persennya. Namun CPI memberikan wawasan tentang keadaan inflasi AS.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada hari Selasa bahwa indeks harga konsumen naik 0,2 persen, terangkat oleh kenaikan dalam biaya makanan, bensin dan sewa.

CPI tidak berubah selama tiga bulan berturut-turut. Tidak termasuk komponen makanan dan energi yang volatile, CPI naik tipis 0,1 persen, kenaikan terkecil sejak Agustus 2018.

Berita Forex Lainnya

July 17, 2019

Indeks US Dollar: How High Can U Go?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2019 – Trump pada hari Selasa mengatakan bahwa AS dan China masih memiliki jalan yang panjang sebelum dapat mencapai kesepakatan dalam perdagangan. Trump juga mengatakan bahwa AS dapat mengenakan tarif impor tambahan pada…
July 17, 2019

Trend Suku Bunga Rendah Menguntungkan Investor Properti Negeri Kangguru Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2019 – Westpac Banking Corp (WBC) dan Australia and New Zealand Banking Group (ANZ) mulai menurunkan suku bunga kredit untuk menguji sistem (stress test) aplikasi pengajuan kredit. Mengutip Reuters, Selasa (16/7) upaya ini…
July 17, 2019

Indeks US Dollar yang Terlalu Kuat Sebenarnya Tidak Bagus Bagi Pemerintahan Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2019 – Tampaknya Presiden Amerika Serikat Donald Trump memang benar-benar ingin melemahkan dolar AS untuk memperkuat ekonomi Amerika. Trump telah berulang kali menyebut bahwa the greenback terlalu kuat terhadap mata uang…
July 16, 2019

Nah Loh! RUU Pajak Digital Perancis Mulai Disahkan. Apa Dampaknya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/07/2019 – Anggota parlemen Prancis telah menyetujui RUU yang akan mengenakan pajak atas layanan digital yang diberikan oleh perusahaan besar. Namun ada risiko serangan balasan dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald…
July 16, 2019

Sepak Terjang Cryptocurrency Mulai Diganjal Parlemen AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/07/2019 – Anggota parlemen Amerika Serikat (AS) tampaknya tak ingin perusahaan raksasa teknologi seperti Google dan lainnya beralih jadi institusi keuangan atau terbitkan mata uang digital (cryptocurrency) seperti yang…