ForexSignal88.com l Jakarta, 19/11/2018 – Hingga Senin pagi dolar AS masih berupaya bertahan setelah pada sesi penutupan pekan lalu melemah terhadap semua rivalnya pada hari Jumat (16/11).

Depresiasi greenback terjadi setelah terdengar komentar penuh kehati-hatian dari dua pejabat Federal Reserve tentang pertumbuhan ekonomi global, sementara pound sterling mulai pulih, memangkas sebagian kerugian sebelumnya terkait kekhawatiran pasar tentang kesepakatan Brexit.

Greenback jatuh ke posisi terendah satu minggu terhadap euro dan titik terendah dua minggu terhadap yen menyusul komentar dari Wakil Ketua Fed Richard Clarida, yang mengatakan kepada televisi CNBC bahwa ia melihat beberapa bukti yang menunjukkan pertumbuhan global mulai mendingin.

Clarida juga mencatat suku bunga pinjaman jangka pendek AS dekat dengan netral dan mengatakan posisi netral itu "masuk akal".

Para pelaku pasar menganggap komentar pejabat Fed No. 2 itu mungkin membuka peluang bagi The Fed untuk menunda atau melambatkan kampanye kenaikan suku bunga dalam waktu yang lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Chuck Tomes, analis investasi senior di Manulife Asset Management di Boston, menjelaskan ada kecenderungan dovish dari beberapa pejabat The Fed dan itu memberi tekanan pada dolar AS.

Secara terpisah, Presiden Federal Reserve Dallas Robert Kaplan mengatakan pada Fox Business bahwa pertumbuhan global akan mendapat sedikit hambatan, yang dapat pula menyebar ke AS.

Pernyataan Clarida dan Kaplan itu mendorong penjualan dolar AS, yang terpaksa berakhir negatif 0,75 persen terhadap euro di $1,1416. Terhadap yen, greenback ditutup melemah 0,71 persen di ¥112,79.

Pendapat yang sedikit berbeda disampaikan Presiden Fed Chicago Charles Evans yang mengakui beberapa risiko ekonomi di masa depan tetapi ia juga meningkatkan probabilitas The Fed dapat menaikkan suku bunga, di atas posisi netral, jika data-data AS kelak lebih kuat dari perkiraan.

Dolar AS juga melemah terhadap sterling pada hari Jumat, membalikkan sebagian kenaikan tajam di hari Kamis (15/11).

Pound pun secara singkat pulih terhadap euro setelah hari terburuknya terhadap mata uang tunggal zona euro dalam sekitar 25 bulan, karena Perdana Menteri Inggris Theresa May meraih dukungan dari beberapa Brexiteers (pendukung Brexit) untuk rancangan rencananya bagi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa pada bulan Maret 2019.

Namun kemudian sejumlah menteri di kabinetnya berhenti pada hari Kamis sebagai protes mereka atas persyaratan dalam proposal Brexit tersebut. Pengunduran diri mereka membuat sterling terguncang pada hari itu.

Sterling kemudian pulih sebagian, pada akhir sesi Jumat pasangan GBPUSD berakhir naik 0,41 persen di $1,2829 tetapi turun 0,31 persen terhadap euro di 88,945 pence.

Performa bullish euro juga ditopang oleh harapan bahwa Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte sedang mencari cara untuk bekerja sama dengan UE atas anggaran pemerintah 2019, yang sebelumnya ditolak oleh Brussels.

Sementara itu, para pedagang mata uang tetap memonitor tanda-tanda bahwa Washington dan Beijing sedang berusaha untuk menurunkan tensi sengketa perdagangan mereka.

Presiden AS Trump mengatakan dia mungkin tidak akan mengenakan tarif lebih besar pada produk impor dari China jika rivalnya dapat mencapai kata sepakat. Trump dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada akhir bulan ini di Argentina.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Pound-Sterling LIVE

Share This

Berita Forex Lainnya

March 20, 2019

Anda Mau Tahu Fundamental yang 'PALING HOT' dan Ditunggu Oleh Para Pelaku Pasar di Pekan Ini ? Berikut Ulasannya !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/03/2019 – Fokus pelaku pasar tertuju pada rapat kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) AS di pekan ini. Namun, sentimen dari The Fed juga tidak bagus bagi dolar AS setelah isu merebak di pasar jika Bank Sentral paling…
March 20, 2019

Dolar AS Tertekan Ringan Saat The Fed Memulai Rapat Kebijakan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/03/2019 – Dolar AS berakhir lebih rendah pada hari Selasa saat Federal Reserve memulai rapat selama dua pada hari itu, dengan banyak pengamat, investor, dan pedagang yang memperkirakan bank sentral itu akan menyampaikan…
March 19, 2019

FOMC Meeting Ditunggu, Perdagangan Forex Mendatar Hingga Selasa Pagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dolar AS sedikit berubah terhadap sejumlah mata uang pada hari Senin, di dekat level terendah dua minggu, karena kehati-hatian pasar tentang ekonomi AS dan ekspektasi untuk Federal Reserve yang akomodatif membuat…
March 19, 2019

Inggris : Tensi Brexit Dapat MEMICU PEMANGKASAN INVESTASI Bisnis Terbesar Dalam 10 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Perusahaan-perusahaan Inggris menyiapkan pemangkasan investasi terbesar dalam 10 tahun terakhir pada 2019 akibat Brexit. Bahkan jika Perdana Menteri Theresa May mendapatkan kesepakatan untuk memudahkan Inggris keluar…
March 19, 2019

AS : Sentimen DOVISH Terhadap FED RATE Kembali Muncul Untuk Pekan Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dalam beberapa hari terakhir, muncul ekspektasi di pasar bahwa The Federal Reserves (The Fed) akan menahan suku bunga acuan dalam rapat pekan ini. Bahkan bukan tidak mungkin Jerome 'Jay' Powell dan kolega menurunkan…