ForexSignal88.com l Jakarta, 27/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin melemah kembali berkenaan pasca pernyataan dovish Powell di akhir pekan lalu.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanan dari beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1621, GBPUSD ditutup menguat di level 1,2847, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7325 dan USDJPY ditutup melemah di level 111,23.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1636, GBPUSD bergerak di level 1,2854, AUDUSD di level 0,7335 dan yen di level 111,29.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan masih kurang berhasil membaik dengan pemicu setelah beberapa pelaku pasar melihat aksi yang cukup besar terhadap dolar AS berangsur-angsur menghadapi tekanannya.

Sebelumnya Trump ingin agar the Fed dalam mengeluatkan kebijakan moneternya tidak mudah untuk menaikkan suku bunganya karena negara lain lebih memanfaatkan penguatan mata uang AS tersebut sehingga neraca perdagangan AS sedang goyah.

Rupanya keinginan Trump tersebut disambut oleh ketua the Fed Jerome Powell yang juga mulai berbicara berhati-hati dalam merubah kebijakan moneternya agar dalam upayanya dolar AS tidak serta merta langsung menguat lebih besar lagi.

Sebelumnya semua mata uang dunia terimbas runtuhnya Lira, namun dengan adanya aksi likuiditas dunia, akhirnya pasar uang dunia kembali tenang dan dolar AS mulai tertekan. Berbarengan dengan pertemuan AS dengan China yang sangat diharapkan terjadinya sebuah kesepakatan baru sehingga perang dagang bisa diakhiri dan perang mata uang juga bisa segera berakhir pula sehingga pasar menatap masa depan pergerakan dengan melihat Jackson Hole di akhir pekan tersebut.

Komentar Trump dan Powell tersebut telah membuat dolar melemah tajam. Namun hasil Fed minutes yaitu keinginan the Fed bertentangan dengan keinginan Trump, dan pasar reaksinya sedang mendukung the Fed sehingga greenback bisa melemah lagi dalam upayanya bulan depan yang akan menaikkan suku bunganya.

Faktor kegagalan perundingan perdagangan antara AS dengan China kemungkinan besar mendukung upaya greenback untuk tidak tertetekan lebih besar lagi di awal pekan ini.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

August 16, 2019

AS: Indeks US Dollar Kembali Perkasa Didukung Rilis Data Ekonomi Yang Bagus

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dan pulih dari pelemahan awal terhadap safe-haven yen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena data penjualan ritel AS yang lebih…
August 16, 2019

Uni Eropa: ECB Siapkan Serangkaian Paket Kebijakan Moneter Longgar Baru. Apa Saja Itu?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Laporan GDP (Gross Domestic Product) kuartal II/2019 menunjukkan pertumbuhan tahunan Zona Euro stagnan 1.1 persen (Year-on-Year), tetapi pertumbuhan kuartalan Jerman tergelincir ke area negatif dan Kanselir Angela…
August 16, 2019

AS: Animo FED Cut Rate Kembali Bergema di Survey FedWatch

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Indeks dolar dibentuk dari enam mata uang yakni euro, yen, poundsterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Indeks ini juga dijadikan tolak ukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang lainnya. Euro, pound dan…
August 15, 2019

Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Eropa Menaikkan Indeks US Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi di Eropa. Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa…
August 15, 2019

Kisut Dah Ah! Perang Dagang Mulai Menekan Output Industri Dan Retail Sales China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2019 – Departemen Statistik China merilis data output industri periode Juli di level 4.8 persen. Data dalam basis tahunan itu melambat dari bulan sebelumnya sebesar 6.3 persen, dan menorehkan laju kenaikan paling lemah sejak…