ForexSignal88.com l Jakarta, 06/12/2018 – Para anggota parlemen Inggris memulai debat lima hari tentang draft perjanjian antara Inggris dan Uni Eropa soal prosedur Brexit. Tanggal 11 Desember, pemungutan suara akan dilakukan di parlemen untuk menentukan nasib perjanjian itu.

"Warga Inggris ingin agar kita melanjutkan (proses ini) dengan kesepakatan yang menghormati hasil referendum dan memungkinkan kita bersatu lagi sebagai sebuah negara, apapun pilihan kita," kata Perdana Menteri Inggris Theresa May. "Inilah kesepakatan yang ditawarkan kepada rakyat Inggris."

Masih belum jelas, apakah Theresa May, yang memimpin pemerintahan minoritas, mampu memenangkan cukup suara untuk meloloskan kesepakatan itu. Di lain pihak, Uni Eropa sudah mengatakan bahwa tidak ada tawaran lain, selain kesepakatan ini.

Tanpa kesepakatan, maka Inggris mulai 29 Maret 2019 otomatis keluar dari keanggotaan Uni Eropa. Ini berarti, banyak UU dan aturan Uni Eropa yang tadinya berlaku bagi Inggris, mulai saat itu tidak berlaku lagi. Banyak kalangan khawatir akan terjadi kekacauan besar, jika itu terjadi. Warga Uni Eropa yang tinggal dan bekerja di Inggris mendadak tidak berhak lagi mendapat izin tinggal dan izin kerja, demikian juga sebaliknya berlaku bagi warga Inggris yang tinggal dan bekerja di Uni Eropa.

Kelompok garis keras anti-EU dalam partainya sendiri mengatakan itu membuat Inggris terlalu dekat dengan Uni Eropa dan berencana untuk menentangnya. Anggota parlemen Pro-Uni Eropa di seluruh spektrum politik mengatakan kesepakatan itu lebih buruk daripada tetap di blok.

Kritik dari berbagai arah

Partai-partai oposisi, termasuk Partai Buruh, yang merupakan partai terbesar kedua di Inggris, mengatakan mereka akan menentang kesepakatan itu. Theresa May kemungkinan akan membutuhkan sejumlah besar pembangkang di Partai Buruh untuk mendapat dukungan. Apalagi partainya sendiri, Partai Konservatif, tidak sepenuhnya mendukung kesepakatan dengan Uni Eropa.

Jika Theresa May tidak berhasil meloloskan rancangan kesepakatan itu, dia bisa saja memutuskan untuk mengundurkan diri atau melaksanakan pemilu ataupun referendum baru. Semua langkah itu akan membawa Inggris dalam situasi ketidakpastian.

Bank sentral Inggris Bank of England minggu lalu memperingatkan, jika Inggris keluar tanpa kesepakatan, hal itu akan berdampak parah bagi ekonomi dan perdagangan Inggris, yang bisa anjlok sampai minus 8 persen.

Jajak pendapat terakhir menunjukkan, hanya kurang dari 30 persen pemilih Inggris setuju dengan kesepakatan itu. Dalam referendum bulan Mei tahun 2016, ada 52 persen pemilih yang setuju Inggris keluar dari Uni Eropa.

Sumber : Forexsignal88.com

Share This

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…