ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Pound sterling terdesak pada Kamis (15/11) setelah beberapa menteri Inggris mengundurkan diri sebagai protes terhadap rancangan perjanjian Brexit, menghidupkan kembali kekhawatiran terhadap potensi hard Brexit menjelang tenggat waktu sekitar 4 bulan lagi.

Para investor dan trader berbondong-bondong menuju aset-aset safe havens seperti dolar AS dan yen karena pound sterling terus berayun liar hampir sepekan ini, diguncang oleh berita seputar Brexit.

Pada hari Rabu (14/11), Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan dia berhasil mendapat dukungan dari para menteri seniornya untuk membuat perjanjian perpisahan dengan Uni Eropa, tetapi ternyata banyak menteri di dalam pemerintahannya yang tidak yakin.

Selanjutnya pada Kamis (15/11), menteri Brexit Dominic Raab dan menteri lainnya mengundurkan diri.

“Ketidakpastian politik yang meningkat di Inggris mempertahankan pound di tanah yang mudah berubah,” kata tim analis Western Union Business Solutions menulis dalam sebuah catatannya.

“Sterling mudah berubah, bergantian antara keuntungan dan kerugian, setelah menteri Brexit Inggris mengundurkan diri,” lanjut tim tersebut.

Pengunduran diri Raab tersebut memaksa PM May berjuang harus sendirian untuk bertahan dan mencoba untuk mendapat dukungan dari Partai Konservatif untuk mendukung perjanjian penarikan diri dari Uni Eropa.

Sementara itu sebuah laporan dari Italia menyebut bahwa Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte sedang mencari jalan untuk bersepakat dengan Uni Eropa atas anggaran pemerintah Italia tahun 2019, yang telah ditolak oleh Brussels, untuk mencegah denda besar sebelumnya.

Kabar positif tersebut akhirnya dapat membantu mendukung pasar obligasi pemerintah Italia dan nilai tukar euro.

Mata uang tunggal zona euro tersebut bertahan kemudian berakhir naik tipis terhadap greenback di $1,1331. Euro juga ikut memukul pound sterling sehingga EURGBP berakhir positif 1,9 persen di £0,8870.

Manuel Oliveri, ahli strategi FX di Credit Agricole, menjelaskan bahwa dolar AS mendapat manfaat dari ambruknya pound sterling. Indeks dolar AS yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama naik 0,3 persen pada 97,098. Indeks tersebut menyentuh titik tertinggi dalam 16 bulan di 97,693 pada hari Senin (12/11).

Dolar AS juga tidak berubah terhadap yen dengan pasangan USDJPY berakhir di ¥113,60, hanya turun 1 pip di bawah level penutupan kemarin.

Namun sebagian analis menjelaskan bahwa penguatan dolar AS terhadap sterling tertahan setelah ada komentar bernada hati-hati tentang prospek ekonomi dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell semalam.

Dolar Australia juga ikut menikmati kemerosotan sterling sehingga pada akhir sesi Kamis pasangan AUDUSD ditutup naik 0,61 persen di $0,7275. Data pekerjaan domestik yang lebih kuat dari perkiraan juga menjadi pendorong besar bagi bullish AUDUSD.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Pound Sterling LIVE

Share This

Berita Forex Lainnya

August 16, 2019

AS: Indeks US Dollar Kembali Perkasa Didukung Rilis Data Ekonomi Yang Bagus

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dan pulih dari pelemahan awal terhadap safe-haven yen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena data penjualan ritel AS yang lebih…
August 16, 2019

Uni Eropa: ECB Siapkan Serangkaian Paket Kebijakan Moneter Longgar Baru. Apa Saja Itu?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Laporan GDP (Gross Domestic Product) kuartal II/2019 menunjukkan pertumbuhan tahunan Zona Euro stagnan 1.1 persen (Year-on-Year), tetapi pertumbuhan kuartalan Jerman tergelincir ke area negatif dan Kanselir Angela…
August 16, 2019

AS: Animo FED Cut Rate Kembali Bergema di Survey FedWatch

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Indeks dolar dibentuk dari enam mata uang yakni euro, yen, poundsterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Indeks ini juga dijadikan tolak ukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang lainnya. Euro, pound dan…
August 15, 2019

Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Eropa Menaikkan Indeks US Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi di Eropa. Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa…
August 15, 2019

Kisut Dah Ah! Perang Dagang Mulai Menekan Output Industri Dan Retail Sales China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2019 – Departemen Statistik China merilis data output industri periode Juli di level 4.8 persen. Data dalam basis tahunan itu melambat dari bulan sebelumnya sebesar 6.3 persen, dan menorehkan laju kenaikan paling lemah sejak…