ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa negara di Kawasan Asia Timur menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang baik. Ini bisa dilihat dari pertumbuhan domestik bruto (PDB) yang meningkat sejak tahun 2000 dan beberapa negara berhasil menaikkan status dari negara berpenghasilan rendah menjadi negara berpenghasilan menengah.

Meski begitu, masih banyak tantangan yang harus dihadapi negara-negara di kawasan ini, termasuk Indonesia. Bank Dunia dalam laporan bertajuk A Resurgent East Asia: Navigating a Changing World menyebutkan terdapat beberapa tantangan yang akan dihadapi negara di kawasan Asia Timur.

Tantangan-tantangan tersebut mulai dari perubahan yang sangat cepat di dunia, perdagangan global yang tumbuh lebih lambat, perubahan cepat pada teknologi yang akhirnya berdampak pada permintaan tenaga kerja.

Tak hanya itu, transisi dari status pendapatan menengah ke pendapatan lebih tinggi menjadi satu tantangan bagi negara berkembang. Kendala lain, perlambatan pertumbuhan produktivitas dan adanya tuntutan dari masyarakat pada lembaga negara untuk memberikan layanan yang lebih baik.

Chief Economist World Bank for East Asia and the Pacific Sudhir Shetty mengatakan, untuk mengatasi ini, maka negara-negara di Asia Timur harus menyesuaikan model pembangunan tradisional mereka untuk mengatasi realitas baru ini. Tak hanya itu, pengembangan sumber daya manusia dan tata kelola ekonomi yang sehat juga penting dilakukan.

Para pembuat kebijakan juga diharapkan melakukan promosi daya saing ekonomi, membangun keterampilan sumber daya manusianya termasik keterampilan emosional dan literasi digital, mendorong inklusi, memperkuat institusi negara, dan membiayai transisi ke pendapatan tinggi.

"Dalam bertahun-tahun, negara-negara ini telah berhasil meningkatkan sistem edukasi dasarnya tetapi pekerjaan rumahnya masih jauh dari selesai. Saat ini fokusnya adalah meningkatkan kompetitif dan emosional skill, itu yang jauh lebih penting," tutur Sudhir lewat telekonferensi, Senin (10/12).

Dengan adanya berbagai tantangan perdagangan global, Shudir menyarankan sebaiknya negara di kawasan Asia Timur terus mendorong perdagangan jasa dibandingkan perdagangan barang.

Sementara, Indonesia dianggap masih memiliki kesempatan yang besar untuk meningkatkan sektor manufaktur dan jasa di Indonesia. "Saya melihat Indonesia tak perlu memilh salah satunya. Indonesia masih memiliki progress yang panjang, dan Indonesia bisa melakukan yang lebih baik dari sekarang," tuturnya.

Tak hanya itu, Sudhir pun berpendapat Indonesia harus lebih terbuka kepada negara lain. Menurutnya, dengan membuka diri kepada negara lain maka pertumbuhan yang stabil dapat dijaga. Karena itu tingkat kompetitif sangat penting untuk dijaga.

Sumber : Forexsignalfs88.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

June 17, 2019

Kisruh! Setelah China, Giliran India Sekarang yang Diajak Perang Dagang Oleh AS

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Setelah dengan China, Amerika Serikat (AS) kini terlibat perang dagang dengan India. Terbaru, India akan mengenakan tarif pembalasan yang lebih tinggi terhadap 28 produk asal AS termasuk almond, apel, dan kacang walnut mulai Minggu (16/6).…
June 17, 2019

Inggris: Boris Johnson Kemungkinan Bisa Menduduki 'KURSI PANAS' yang Sudah Ditinggalkan Theresa May

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/06/2019 – Persaingan untuk menggantikan posisi Theresa May sebagai pemimpin Partai Konservatif yang berkuasa dan sebagai perdana menteri Inggris memasuki fase baru. Tiga dari 10 kandidat yang bersaing dalam kontes kepemimpinan…
June 17, 2019

Berbeda Dengan Sikap AS, Hubungan Israel dan China Justru Semakin 'MESRA' Loh. Kok Bisa?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/06/2019 – China dan Israel terus meningkatkan hubungan bisnis dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, kedua negara memiliki perjanjian perdagangan bebas. Hal itu dilaporkan telah membuat Amerika Serikat (AS), sekutu utama…
June 14, 2019

Peluncuran Lebih Banyak Stimulus Diperlukan Guna Menopang Ekonomi China. Kenapa?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/06/2019 – Regulator China dinilai harus meningkatkan dukungan untuk menopang ekonomi guna menjaga likuiditas yang cukup dalam sistem keuangan negara tersebut. Wakil Perdana Menteri Liu He menyarankan Beijing untuk segera…
June 14, 2019

Hubungan AS dan Rusia Semakin 'MEMBURUK' Menurut Putin

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/06/2019 – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, hubungan antara Moskow dan Washington semakin memburuk. Hal itu ia katakan dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Kamis, (13/6). Pasalnya, pemerintah Amerika…